Peringati Hari Perpustakaan ke-46, Dispusar Gianyar Gelar Bimtek untuk Transformasi Layanan Berbasis TIK

Peringati Hari Perpustakaan ke-46, Dispusar Gianyar gelar apel dan Bimtek Pengelolaan Perpustakaan di Gedung Nawaksara guna tingkatkan SDM berbasis TIK

GIANYAR, KABARBALI.ID – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusar) Kabupaten Gianyar memperingati Hari Perpustakaan ke-46 Tahun 2026 secara khidmat. Momentum bangkitnya literasi daerah ini ditandai dengan pelaksanaan Apel Peringatan sekaligus Pembukaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Perpustakaan, yang dipusatkan di Gedung Layanan Perpustakaan Nawaksara, Desa Bedulu, Blahbatuh, Gianyar, Senin (18/5/2026).

Agenda Bimtek tahun ini mengusung tema strategis, yakni “Melalui Bimbingan Teknis Pengelolaan Perpustakaan, Kita Tingkatkan SDM dan Tertib Administrasi Sesuai Standar Nasional Perpustakaan”.

Saat memimpin apel, Kepala Dispusar Kabupaten Gianyar, Ida Ayu Putu Eka Susanti, membacakan pidato resmi Kepala Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI. Dalam pidato tersebut, disoroti secara tajam mengenai dampak masif kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang telah mendisrupsi pola pikir serta cara bertindak manusia modern, terutama dalam mengakses dan memanfaatkan informasi.

Oleh karena itu, dunia perpustakaan dituntut untuk segera beradaptasi dan melahirkan cara-cara baru (inovasi) dalam menyelenggarakan layanan publik.

“Perpustakaan zaman sekarang bukan lagi sekadar tempat pasif untuk menyimpan atau menumpuk buku. Paradigma itu harus diubah. Perpustakaan harus bertransformasi menjadi wahana dinamis untuk pengembangan kreativitas masyarakat, sehingga fungsinya tetap relevan dengan kebutuhan generasi modern,” ujar Dayu Eka Susanti

Langkah Nyata Dukung Program Asta Cita Presiden RI

Lebih lanjut, srikandi birokrasi Gianyar ini menjabarkan bahwa program prioritas Presiden RI yang tertuang dalam Asta Cita sangat linier dengan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) perpustakaan. Kluster yang dimaksud menyangkut pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) berkualitas serta penguatan lingkungan, budaya, dan karakter bangsa.

Guna menyokong visi besar tersebut, Perpusnas RI saat ini tengah mengarsiteki tiga kebijakan utama, antara lain:

1. Pemerataan Mutu: Peningkatan kualitas layanan perpustakaan melalui penguatan kelembagaan lokal.

2. Standardisasi: Peningkatan standar akreditasi perpustakaan di tingkat daerah.

3. Perluasan Akses: Penyediaan bahan bacaan bermutu, perluasan ekosistem digital, serta optimalisasi layanan perpustakaan keliling.

“Momentum peringatan ke-46 ini bukan sekadar seremoni untuk mengingat atau merayakan perjalanan sejarah. Ini adalah penegasan kembali makna kehadiran perpustakaan di tengah masyarakat. Perubahan perilaku publik dalam memahami informasi menuntut kita untuk memastikan arah kerja yang adaptif,” tegasnya.

Diikuti 90 Pengelola, Targetkan Transformasi Digital Berkelanjutan

Di sisi lain, Ketua Panitia Pelaksana Bimtek, I Gede Wayan Astina, memaparkan bahwa diklat teknis ini diikuti oleh 90 orang peserta yang merupakan pengelola perpustakaan Sekolah Dasar (SD) serta perwakilan Desa/Kelurahan se-Kabupaten Gianyar.

Guna efektivitas transfer pengetahuan, pelatihan ini dibagi ke dalam tiga gelombang berkala:

• Gelombang I: Berlangsung pada tanggal 18 – 20 Mei 2026.

• Gelombang II: Berlangsung pada tanggal 21 – 26 Mei 2026.

• Gelombang III: Berlangsung pada tanggal 2 – 3 Juni 2026.

“Bimtek ini kami rancang secara khusus untuk menyuntikkan pengetahuan dan keterampilan baru bagi tenaga pendidik, kependidikan, serta Kaur/Kasi/Staf Desa. Tujuannya agar mereka mampu mengelola perpustakaan SD dan desa secara profesional sesuai dengan Standar Nasional Perpustakaan (SNP),” papar Wayan Astina.

Melalui gemblengan intensif di Gedung Nawaksara ini, para pengelola perpustakaan di Gianyar diharapkan tidak hanya cakap dalam urusan tertib administrasi konvensional, tetapi juga mampu melakukan lompatan besar (transformasi) menuju sistem pelayanan perpustakaan digital berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). (Tut-Kab).

kabar Lainnya