

BANGLI, KABARBALI.ID – Perjalanan hidup seseorang terkadang menempuh jalur yang jauh berbeda dari cita-cita awalnya. Kisah tersebut tergambar jelas dalam perjalanan hidup I Wayan Diar, figur politisi senior yang kini kembali dipercaya mengabdi sebagai Wakil Bupati Bangli mendampingi Sang Nyoman Sedana Arta untuk periode kedua masa bakti 2025–2030.
Lahir di Desa Belantih, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, pada 4 Oktober 1972, I Wayan Diar kecil menempuh pendidikan dasar di SDN 2 Belantih (1978–1985), SMPN 2 Kintamani (1985–1988), hingga SMAN 3 Singaraja (1988–1991).

Sebelum terjun ke kancah politik, Diar sempat menimba ilmu di Fakultas Pariwisata Universitas Udayana (1992–1996) dan meraih gelar Sarjana Sains Terapan Pariwisata (SST.Par). Bekal pendidikan tersebut sempat membawanya meniti karier sebagai profesional di salah satu hotel ternama di kawasan Kuta, Bali, yang menjadi pusat pariwisata pulau ini.
Namun, panggilan jiwa dan kecintaannya pada tanah kelahiran membuat Diar mengambil keputusan besar. Pada tahun 1997, ia memilih meninggalkan dunia perhotelan dan kembali ke kampung halamannya di Desa Belantih, Kintamani. Keputusan pulang kampung inilah yang menjadi gerbang awal perjalanan panjangnya di dunia politik dan pelayanan masyarakat.
Setahun pascakepulangannya, tepatnya pada 1998, ketertarikan Diar pada dinamika sosial-politik mulai terpupuk seiring konsolidasi PDI Perjuangan hingga tingkat akar rumput. Ia dipercaya menjabat sebagai Ketua Ranting PDI Perjuangan Desa Belantih.
Kariernya terus meroket berkat dedikasi dan kedekatannya dengan masyarakat. Ia kemudian diamanahi sebagai Ketua Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan Kecamatan Kintamani (2006–2015) hingga dipercaya menduduki posisi strategis sebagai Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bangli.
Puncak karier legislatifnya tercapai ketika ia terpilih menjadi anggota DPRD Kabupaten Bangli (2014–2019) dan kemudian dipercaya mengemban jabatan sebagai Ketua DPRD Kabupaten Bangli yang dilantik pada 16 September 2019.
Pengabdian di kursi legislatif tidak diselesaikannya secara penuh. Pada tahun 2020, I Wayan Diar mengambil langkah berani dengan mengundurkan diri dari jabatan Ketua DPRD demi maju dalam kontestasi Pilkada Bangli sebagai calon Wakil Bupati mendampingi Sang Nyoman Sedana Arta.
Pasangan Sedana Arta–Diar sukses memenangkan Pilkada 2020 dan memimpin Bangli pada periode 2021–2025. Kepercayaan tersebut kembali berlanjut pada Pilkada Serentak 2024. Berdasarkan rekapitulasi KPU Bangli, pasangan nomor urut 2 ini unggul telak dengan perolehan 91.257 suara, mengalahkan dua pasangan pesaing lainnya. Kemenangan tersebut mengukuhkan langkah keduanya untuk memimpin kembali Kabupaten Bangli untuk periode 2025–2030.
Di luar agenda kepemerintahan, I Wayan Diar juga aktif di organisasi sosial kemasyarakatan. Ia kembali dikukuhkan sebagai Ketua Pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bangli untuk masa bakti 2026–2031 yang dilantik pada 29 Mei 2026 lalu.
Dalam kehidupan pribadinya, I Wayan Diar hidup harmonis bersama sang istri, Ni Kadek Suciati, dan dikaruniai tiga orang buah hati yang mendampingi perjalanan hidup serta pengabdiannya bagi masyarakat Bangli. (Kab/Red).