

KARANGASEM, KABARBALI.ID – Sebagai bentuk aktualisasi nilai sradha bhakti dan rasa syukur atas kerahayuan jagat, jajaran Pemerintah Kabupaten Klungkung melaksanakan prosesi persembahyangan Bhakti Penganyar dalam rangkaian Pujawali Purnama Kelima Tahun 2026 di Pura Kahyangan Jagat Pasar Agung Besakih Giri Tohlangkir, Desa Sebudi, Kecamatan Selat, Kabupaten Karangasem, Selasa (3/11/2026).
Bupati Klungkung, I Made Satria, hadir langsung didampingi sang istri, Ny. Eva Satria, untuk mengikuti seluruh tahapan ritual sakral tersebut. Hadir pula mendampingi Bupati di antaranya para Asisten Sekda, jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Klungkung, pengurus Majelis Desa Adat (MDA) Kabupaten Klungkung, perwakilan Kantor Kementerian Agama Klungkung, serta jajaran instansi terkait.
Rangkaian upacara Bhakti Penganyar ini digelar sebagai bagian integral dari upacara keagamaan pasca-puncak Pujawali. Melalui persembahyangan bersama ini, Pemkab Klungkung memohon anugerah keselamatan, kesejahteraan, serta keharmonisan alam beserta isinya (kerta bhuana).
Prosesi persembahyangan yang berlangsung khusyuk dan khidmat tersebut dipuput oleh rohaniwan Hindu, Ida Pedanda Istri Rai Suabawa dari Geriya Gede Timbul Selat, Karangasem.
Di sela-sela rangkaian ritual, Bupati Made Satria menyerahkan dana punia secara langsung sebagai wujud dukungan konkret pemerintah daerah terhadap kelancaran rangkaian pelaksanaan karya yadnya serta pelestarian tradisi keagamaan.
Melalui pelaksanaan karya yadnya ini, Pemkab Klungkung berharap penguatan nilai-nilai spiritual dan sosial dapat terus mengakar di tengah kehidupan masyarakat Bali.
Momentum keagamaan ini sekaligus menjadi pengingat bersama bagi seluruh elemen pemerintah dan warga untuk senantiasa merawat keharmonisan hidup selaras dengan ajaran Tri Hita Karana—yakni menjaga hubungan harmonis antara manusia dengan Tuhan, sesama manusia, dan lingkungan alam sekitar. (Kris-Kab).