Prakiraan Cuaca Bali 29 Juni 2026: Didominasi Cerah, Gelombang Tinggi di Selat Badung Masih Capai 4 Meter

prakiraan cuaca bali hari ini.foto/gettyimages

DENPASAR, KABARBALI.ID – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah III Denpasar merilis data prakiraan cuaca terbaru untuk wilayah Provinsi Bali pada Senin (29/6/2026).

Mengawali aktivitas di awal pekan, cuaca di daratan Pulau Dewata diprediksi cukup bersahabat dan didominasi oleh kondisi cerah hingga cerah berawan di sebagian besar kabupaten/kota.

Meskipun demikian, variasi cuaca dilaporkan berpotensi terjadi di wilayah dataran tinggi dan Bali Timur. Kabupaten Bangli diprediksi akan mengalami kondisi berawan dengan suhu udara yang relatif dingin, sementara Kabupaten Karangasem berpotensi diselimuti fenomena udara kabur sepanjang hari.

Masyarakat yang akan beraktivitas di luar ruangan dapat mencermati rincian parameter cuaca di 9 kabupaten/kota berikut:

Peringatan Dini Gelombang Tinggi 2,5 – 4 Meter di Jalur Selatan

Berbeda dengan kondisi daratan yang cenderung tenang, BMKG kembali mengeluarkan peringatan dini maritim yang berlaku hingga Selasa, 30 Juni 2026 pukul 08.00 WITA. Kondisi sinoptik menunjukkan pola angin permukaan di perairan utara dan selatan Bali bertiup cukup kencang dari arah Timur ke Selatan dengan kecepatan berkisar antara 4 hingga 30 knot.

Masyarakat, nelayan, dan pelaku pariwisata bahari diminta mewaspadai potensi peningkatan kecepatan angin, terutama di wilayah Perairan Selatan Bali yang memicu gelombang laut masuk dalam kategori Tinggi (2,5 hingga 4 meter).

Tiga wilayah perairan utama Bali yang masuk dalam radar peringatan dini gelombang tinggi tersebut meliputi:

  1. Selat Badung (Jalur penyeberangan utama dari Sanur menuju Nusa Penida dan Lembongan)

  2. Selat Lombok Bagian Selatan

  3. Perairan Selatan Pulau Bali

Sementara itu, untuk perairan Selat Bali Bagian Selatan (jalur penyeberangan lintas Ketapang-Gilimanuk) terpantau berada dalam kategori sedang dengan estimasi tinggi gelombang berkisar antara 1,25 hingga 2,5 meter.

Pihak otoritas keselamatan pelayaran mengimbau para pengguna jasa penyeberangan laut, khususnya armada fastboat menuju Nusa Penida, untuk tetap mengenakan jaket pelampung (life jacket) secara disiplin dan terus memantau pembaruan informasi cuaca demi keselamatan bersama. (Pur-Kab).

kabar Lainnya