Viral Air Limbah Pekat di Pantai Segara Sanur, PUPR Denpasar Turunkan Alat Berat Pagi Ini

Petugas PUPR Kota Denpasar cek sumber limbah di Pantai Segara. Minggu (21/6).

DENPASAR, KABARBALI.ID – Jagat maya di Bali tengah dihebohkan oleh beredarnya rekaman video amatir yang memperlihatkan semburan air berwarna hitam pekat keluar dari bawah jalur pedestrian di bibir Pantai Segara Sanur, Denpasar Selatan.

Aliran air pekat bervolume deras tersebut tampak langsung mengalir membelah pasir pantai menuju ke laut pada Minggu (21/6/2026) pagi.

Merespons keresahan warga dan wisatawan tersebut, Pemerintah Kota Denpasar melalui dinas terkait langsung bergerak cepat melakukan peninjauan visual dan koordinasi taktis di lokasi kejadian pada Minggu malam.

Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Denpasar, Ketut Ngurah Artha Jaya, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Pihaknya mengaku langsung menerjunkan tim taktis ke lapangan begitu video tersebut viral di media sosial.

“Nggih benar, tadi kita sudah turun ke lapangan dan mengecek langsung lokasi tersebut,” konfirmasi Ngurah Artha Jaya saat dihubungi melalui sambungan telepon, Minggu (21/6/2026) malam.

Dugaan Sumbatan Endapan Lama

Berdasarkan hasil investigasi awal serta penggalian di titik luar keluarnya air yang dilakukan bersama pihak desa adat setempat, karakteristik air pekat tersebut dilaporkan tidak berlangsung lama.

Semburan air berwarna hitam pekat hanya keluar deras di awal kejadian. Tidak berselang lama, air yang mengalir keluar perlahan berubah menjadi bersih, jernih, serta tidak mengeluarkan aroma bau menyengat.

Air hitam tersebut diduga kuat merupakan material sedimen atau endapan lumpur yang sudah tertahan cukup lama di dalam saluran pembuangan air (drainase).

Lubang pipa pembuangan akhir (outfall) tersebut sempat tertutup oleh pergeseran pasir pantai. Ketika wilayah Denpasar diguyur hujan lebat, volume dan tekanan air yang tinggi dari hulu otomatis mendorong paksa sumbatan pasir tersebut hingga memuntahkan sisa endapan lumpur lama secara drastis.

Tim Gabungan Terjunkan Alat Berat Pagi Ini

Guna memastikan secara absolut bahwa tidak ada kebocoran pipa limbah ilegal (illegal dumping) dari akomodasi wisata di sekitar pantai, Pemkot Denpasar mengambil langkah tegas dengan menggelar investigasi lanjutan berskala besar.

Tepat pada Senin (22/6/2026) pagi ini, tim gabungan yang terdiri dari Dinas PUPR Kota Denpasar, Satpol PP Kota Denpasar, Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali-Penida, bersama pihak otoritas desa setempat dijadwalkan turun serentak ke lokasi. (Irw-Kab).

kabar Lainnya