

DENPASAR, KABARBALI.ID – Bunda PAUD Provinsi Bali, Ny. Putri Suastini Koster, mendorong peningkatan profesionalisme serta kesejahteraan guru taman kanak-kanak (TK) sebagai garda terdepan dalam membentuk karakter generasi penerus bangsa.
Arahan penting ini disampaikannya saat menghadiri Konferensi Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI)-PGRI Provinsi Bali di Aula BKPSDM, Gedung Timur, Kantor Gubernur Bali, Kamis (5/11/2026).
Kegiatan yang diikuti oleh jajaran pengurus dan anggota IGTKI-PGRI dari sembilan kabupaten/kota se-Bali tersebut menjadi momentum strategis dalam merumuskan arah kebijakan serta penguatan kapasitas pendidik anak usia dini di Pulau Dewata.
Ny. Putri Koster menegaskan bahwa mengasuh dan mendidik anak pada usia dini bukanlah pekerjaan yang mudah. Menurutnya, dibutuhkan kompetensi khusus, kesabaran ekstra, ketulusan, serta rasa tanggung jawab besar dalam mendampingi tumbuh kembang anak pada fase golden age (masa keemasan).
“Peranan guru TK sangat penting. Mengasuh anak-anak usia dini bukanlah pekerjaan yang mudah. Banyak hal terkait kesejahteraan IGTKI yang perlu diperhatikan, karena guru-guru TK kita telah dengan tulus mengasuh dan mendidik anak-anak kita,” ungkap Ny. Putri Koster.
Ia menambahkan, IGTKI-PGRI memegang peran vital sebagai wadah perjuangan dalam meningkatkan kapasitas, memperkuat profesionalisme, sekaligus menyuarakan aspirasi kesejahteraan para anggotanya. Konferensi ini diharapkan mampu melahirkan keputusan-keputusan strategis yang berdampak nyata bagi kemajuan pendidikan anak usia dini di Bali.
Dalam kesempatan tersebut, Ny. Putri Koster turut berpesan agar seluruh guru TK senantiasa merawat semangat pengabdian dan memberikan pola pendidikan yang dilandasi rasa kasih sayang. Fondasi yang ditanamkan sejak dini dinilai menjadi kunci utama pembentukan mentalitas anak agar tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter, tangguh, dan tidak mudah menyerah.
“Semangat Bapak dan Ibu guru harus terus dijaga. Berikan kasih sayang dan pendidikan terbaik kepada anak-anak kita, agar mereka tumbuh menjadi generasi yang tangguh, berkarakter, dan tidak mudah menyerah,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) IGTKI-PGRI, Eka Putri Handayani, menyampaikan bahwa konferensi kali ini mengusung tema penguatan profesionalisme guru TK dalam rangka mewujudkan guru yang profesional dan berkeadilan. Tema tersebut menjadi landasan utama organisasi untuk terus mendorong pemerataan kualitas serta peningkatan kompetensi para pendidik TK di seluruh penjuru daerah. (Kab/Red).