BADUNG, KABARBALI.ID —krusial di wilayah penunjang pariwisata kawasan Garuda Wisnu Kencana (GWK, Bupati Adi Arnawa membeberkan komitmen Pemkab Badung dalam mengurai titik jenuh kemacetan lalu lintas.
Dikatakan, saat ini, Pemkab Badung sedang memproses dan menggenjot realisasi dua proyek infrastruktur jalan strategis di Kuta Selatan Proyek Jalan Lingkar Barat Kuta Selatan dan Proyek Jalan Tembus dari Kampus Universitas Udayana (Unud) menuju Ungasan.
“Infrastruktur yang dibangun harus mampu mendukung aktivitas sosial, ekonomi, budaya, maupun kehidupan adat masyarakat secara berkelanjutan. Untuk Kuta Selatan sedang berproses membuat jalan lingkar barat dan jalan tembus dari Unud hingga Ungasan guna mengatasi kemacetan yang ada di GWK. Tiyang (saya) mohon doa restu krama, semoga tidak ada halangan agar bisa cepat kita gunakan bersama,” ungkap Adi Arnawa, saat menghadiri langsung (upasaksi) puncak prosesi upacara massal Karya Nyawa Wedana Utama yang dipusatkan di Wantilan Nusa Bangsul, Desa Adat Ungasan, Kecamatan Kuta Selatan, Minggu (31/5/2026).
Bendesa Adat Ungasan yang juga tokoh masyarakat Kuta Selatan, I Wayan Disel Astawa, menyampaikan rasa terima kasih mendalam atas kepekaan dan kehadiran jajaran Pemkab Badung di tengah-tengah urusan adat dan kebutuhan fasilitas publik krama.
Disel Astawa mengaku optimistis bahwa seluruh rancangan pembangunan fasilitas umum dan jalan pintas pengurai macet tersebut akan terealisasi secara bertahap oleh pemerintah daerah pasca-pandemi.
“Keberhasilan karya ini adalah keberhasilan seluruh krama Desa Adat Ungasan. Semangat ngayah dan gotong royong yang diwariskan leluhur harus terus dijaga sebagai kekuatan utama dalam membangun desa adat yang maju, harmonis, dan sejahtera,” tutup Disel Astawa. (Gus-Kab).