KABARBALI.id — Berdasarkan perhitungan kalender Bali (Wariga), hari Jumat, 29 Mei 2026 memiliki tatanan dewasa (hari baik dan buruk) yang sangat spesifik untuk memandu aktivitas kehidupan sehari-hari krama Bali.
Sistem wariga yang diwariskan secara turun-temurun ini mengombinasikan berbagai indikator seperti unsur kala dan pratiti guna menyelaraskan tindakan manusia dengan ritme alam semesta (bhuana agung).
Berikut adalah ulasan lengkap Ala-Ayuning Dewasa untuk Jumat, 29 Mei 2026:
Mengasah Senjata dan Taji (Kala Beser): Hari ini sangat baik dimanfaatkan untuk merawat, mengasah, atau membersihkan senjata pusaka, tombak, termasuk taji ayam petarung. Selain itu, hari ini juga bernilai positif untuk aktivitas menyadap tirta (air suci).
Aktivitas Maritim dan Nelayan (Kala Mina): Bagi masyarakat pesisir atau yang memiliki hobi memancing, hari ini dinilai sangat baik untuk membuat perlengkapan menangkap ikan, membuat tombak ikan, serta turun ke laut/sungai untuk menjaring ikan karena potensi keberhasilan yang tinggi.
Pantangan Olah Tanah (Kala Sor): Krama diimbau untuk menunda pekerjaan yang bersentuhan langsung atau mengolah tanah. Aktivitas seperti membajak sawah, membuka lahan pertanian baru, bercocok tanam, hingga menggali terowongan/sumur diprediksi kurang baik dan berpotensi memicu kendala (Alahing dewasa 3).
Larangan Pernikahan (Rangda Tiga): Hari ini masuk dalam hitungan Rangda Tiga, sehingga sangat dipantangkan (tidak baik) untuk menyelenggarakan upacara perkawinan atau pawiwahan. Memaksakan kedewasaan ini dipercaya dapat berdampak kurang harmonis pada kelangsungan rumah tangga.
Konstruksi Air dan Komunikasi: Berdasarkan pengaruh Kala Beser, krama dilarang membuat empangan atau bendungan air. Selain itu, hindari membicarakan hal-hal yang bersifat rahasia, krusial, atau sensitif karena informasi berisiko bocor ke publik.
Selain unsur harian di atas, jalannya hari Jumat ini juga dipengaruhi oleh tatanan makro kosmis berikut:
Pararasan (Aras Tuding): Memiliki sifat yang tegas, namun perlu mawas diri agar tidak salah dalam mengambil keputusan krusial atau terkesan menunjuk orang lain.
Pancasuda (Satria Wirang): Mengindikasikan adanya ujian mental atau emosional. Krama diharapkan tetap sabar dan bijaksana dalam menghadapi gesekan sosial demi menghindari rasa malu atau kerugian.
Ekajalaresi (Luwih Bagia): Sisi baiknya, hari ini memiliki riak keberuntungan atau kebahagiaan yang lebih bagi mereka yang berfokus pada profesi bahari dan kerajinan senjata.
Pratiti (Tresna): Jiwa atau energi hari ini diliputi oleh rasa cinta, keterikatan, dan kasih sayang, yang jika dikelola dengan baik akan mempererat hubungan interpersonal keluarga di rumah. (Kab).