KABARBALI.id – Bagi masyarakat Bali yang hendak menyusun rencana kegiatan penting, memperhatikan ala-ayuning dewasa atau hari baik merupakan bagian dari tradisi yang tetap dijaga. Untuk Jumat (8/5/2026), penanggalan Bali menunjukkan adanya perpaduan energi yang sangat baik untuk sektor ekonomi dan pertanian, namun memiliki pantangan ketat untuk upacara kematian.
Berikut adalah rincian panduan hari ini berdasarkan kearifan lokal Wariga Bali:
Hari ini memiliki vibrasi yang mendukung kemajuan usaha dan kemandirian pangan:
Ekonomi & Bisnis: Sangat baik untuk memulai suatu usaha baru atau membuka tempat bisnis (Kala Gotongan).
Peternakan: Hari yang tepat untuk mulai memelihara ternak atau wewalungan (Kala Upa).
Pertanian: Baik untuk mengerjakan sawah atau tegalan (ladang) guna memastikan kesuburan tanah (Pamacekan).
Kelautan: Baik untuk membuat peralatan menangkap ikan seperti tombak (Pamacekan).
Terdapat beberapa pantangan serius yang sebaiknya diperhatikan hari ini:
Upacara Kematian: Sangat tidak baik untuk melakukan kegiatan mengubur atau membakar mayat (Kala Gotongan).
Kesehatan: Tidak disarankan untuk memindahkan orang sakit atau melakukan perombakan besar pada sistem kesehatan pasien (Kala Sudukan).
Yadnya: Kurang baik untuk melaksanakan upacara besar atau yadnya (Pamacekan). Secara umum, pengaruh Kala Temah juga menjadi pengingat untuk lebih berhati-hati dalam mencari hari baik secara keseluruhan.
Pararasan: Laku Bulan (Memiliki sifat yang menyejukkan dan menyenangkan hati banyak orang).
Pancasuda: Wisesa Segara (Memiliki pengaruh yang luas, murah hati, dan berwibawa).
Ekajalaresi: Manggih Suka (Mendapatkan kesenangan dan kebahagiaan).
Pratiti: Jaramerana (Menggambarkan siklus kehidupan, dari masa tua hingga kematian). (Kab).