DENPASAR, KABARBALI.ID – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca terbaru untuk wilayah Provinsi Bali pada Minggu (19/7/2026).
Wilayah Bali bagian timur terpantau telah diguyur hujan sejak Minggu dini hari, sementara peringatan dini gelombang tinggi dikeluarkan untuk perairan selatan Bali.
Berdasarkan kondisi sinoptik, pergerakan angin permukaan di perairan utara Bali umumnya bertiup dari arah Timur – Selatan dengan kecepatan 4 hingga 25 knot. Kondisi serupa terjadi di perairan selatan Bali, di mana angin bertiup dari Timur – Tenggara dengan kecepatan mencapai 4 hingga 25 knot.
Masyarakat, khususnya nelayan dan pelaku kegiatan wisata bahari, diminta meningkatkan kewaspadaan menyusul rilis peringatan gelombang tinggi yang berlaku mulai 19 Juli hingga 22 Juli 2026 pukul 08.00 WITA.
Kategori Gelombang Tinggi (2,5 – 4,0 meter): Berpotensi melanda kawasan Selat Bali Bagian Selatan dan Perairan Selatan Pulau Bali.
Kategori Gelombang Sedang (1,25 – 2,5 meter ): Diprediksi terjadi di Selat Badung dan Selat Lombok Bagian Selatan.
Kondisi gelombang tinggi di Perairan Selatan Pulau Bali ini menjadi atensi khusus petugas di lapangan. Pasalnya, situasi laut yang kurang bersahabat tersebut bertepatan dengan operasi pencarian berskala besar yang tengah dilakukan oleh Tim SAR gabungan terhadap seorang nelayan/pemancing asal Banjar Lebih Beten Kelod yang dilaporkan hilang misterius di laut sejak tiga hari lalu.
Sementara itu, untuk cuaca di daratan, beberapa wilayah kabupaten terpantau fluktuatif dari cerah hingga hujan dengan intensitas sedang. Kabupaten Bangli mencatatkan potensi hujan tertinggi hari ini, disusul kelembaban udara yang mencapai 99 persen.
Berikut detail prakiraan cuaca di 9 Kabupaten/Kota di Bali untuk Minggu, 19 Juli 2026:
Jembrana: Cerah
Tabanan: Hujan Ringan
Badung: Hujan Ringan
Gianyar: Cerah
Klungkung: Cerah
Bangli: Hujan Sedang
Karangasem: Hujan Ringan
Buleleng: Cerah
Kota Denpasar: Cerah
(Pur-Kab).