DENPASAR, KABARBALI.ID – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bali, I Dewa Made Indra, mendorong seluruh jajaran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) di Bali untuk memperkuat kemampuan deteksi dini terhadap potensi gangguan ketentraman dan ketertiban umum (Trantibumlinmas). Hal tersebut ditegaskan saat membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Satpol PP Kabupaten/Kota se-Bali di Wiswa Sabha Utama, Jumat (8/5/2026).
Langkah preventif ini dinilai krusial untuk memastikan Bali tetap menjadi destinasi pariwisata dunia yang aman, nyaman, dan berwibawa.
Membacakan sambutan Gubernur Bali, Sekda Dewa Indra menekankan bahwa tantangan tugas Satpol PP kini semakin kompleks. Aparat dituntut tidak hanya menguasai regulasi, tetapi juga peka terhadap dinamika sosial agar bisa mengambil tindakan pencegahan sebelum gangguan ketertiban meluas.
“Satpol PP harus mampu melakukan proteksi dini. Menangani persoalan sejak awal tentu lebih mudah dibandingkan ketika persoalan sudah membesar. Karena itu, Satpol PP harus semakin solid,” tegas Dewa Indra.
Ia menambahkan bahwa di usia ke-76 Satpol PP dan ke-64 Satlinmas, kematangan pengalaman harus diwujudkan dalam tindakan yang profesional namun tetap humanis di lapangan.
Dewa Indra mengingatkan bahwa posisi Satpol PP sangat strategis. Mereka bukan sekadar aparat penertiban, melainkan garda terdepan penjaga wibawa pemerintah daerah dan pengawal keteraturan sosial.
“Citra Bali sebagai destinasi dunia yang aman dan berkelanjutan ada di tangan jajaran Satpol PP. Keteraturan sosial adalah kunci kenyamanan wisatawan dan masyarakat,” imbuhnya.
Dalam rangkaian Rakerda bertema “Optimalisasi Kinerja Satpol PP melalui Deteksi Dini” ini, Sekda Dewa Indra juga menyerahkan penghargaan Bali Trepti IV Tahun 2026. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dalam menjaga ketertiban wilayah. Penerima penghargaan tersebut antara lain:
• Satpol PP Kabupaten Buleleng
• Satpol PP Kota Denpasar
• Satpol PP Damkar dan Penyelamatan Kabupaten Gianyar
• PT Asta Nadi Karya Utama dan PT Lipuri Jagadh (Mitra Sektor Swasta)
Kasatpol PP Provinsi Bali, I Dewa Nyoman Rai Dharmadi, menyatakan bahwa forum ini menjadi wadah krusial untuk menyinkronkan langkah penegakan Perda di seluruh Bali agar tercipta situasi yang kondusif bagi masyarakat dan sektor pariwisata. (Rls-Kab).