GIANYAR, KABARBALI.ID – Bupati Gianyar, I Made Mahayastra yang menerima langsung kunjungan kerja delegasi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi DKI Jakarta, mengajak rombongan meninjau langsung proyek pembangunan Pusat Pemerintahan (Puspem) Kabupaten Gianyar, usai pertemuan resmi, di Ruang Kerja Bupati, Kamis (7/5/2026).
Rombongan diajak berkeliling, untuk melihat progres tata ruang dan infrastruktur daerah secara langsung.
Mahayastra menjelaskan bahwa pada periode pertamanya, Gianyar mulai merancang strategi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dengan sistem aplikasi digital. Hasilnya cukup signifikan, di mana inovasi tersebut mampu meningkatkan PAD Gianyar hingga menyentuh angka sekitar Rp600 miliar.
Selain efisiensi digital, efektivitas pembangunan infrastruktur juga dipercepat melalui pemanfaatan dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).
“Saya selesaikan pembangunan Alun-Alun Gianyar, RSUD Sanjiwani, dan RSU Payangan melalui dana tersebut untuk memastikan fasilitas publik tetap prima bagi masyarakat,” jelas Bupati asal Payangan ini.
Ia juga menambahkan bahwa berdasarkan survei ekonomi di Bali, Kabupaten Gianyar mencatatkan diri sebagai daerah dengan tingkat penurunan ekonomi paling kecil saat dihantam pandemi Covid-19, berkat ketahanan sektor-sektor lokalnya.
Guna menjamin transparansi, Pemkab Gianyar telah mewajibkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk beralih ke sistem administrasi digital. Tidak ada lagi pelayanan manual yang tidak terintegrasi, demi memberikan pelayanan yang lebih cepat dan akuntabel kepada warga.
Hal ini memancing apresiasi dari rombongan DPRD DKI Jakarta. Ketua rombongan, Hj. Yuke Yurike, ST., MM., mengakui bahwa Gianyar memberikan banyak pelajaran tak terduga bagi delegasi dari Ibu Kota.
“Kami datang awalnya ingin belajar satu atau dua hal, tetapi ternyata mendapatkan banyak pelajaran dan pengalaman yang sangat bermanfaat. Kami mengapresiasi berbagai inovasi dan gebrakan pembangunan yang membawa perubahan positif bagi Gianyar,” ujar Yuke Yurike. (Tut-Kab)