Cetak SDM Unggul Sejak Dini, Bunda PAUD Bangli Penuhi Hak Dasar Anak

Bunda PAUD Kabupaten Bangli Ny. Sariasih Sedana Arta memberikan arahan sekaligus membuka Sosialisasi Kebijakan PAUD Holistik Integratif (PAUD-HI) di Gedung BMB Kantor Bupati Bangli, Kamis (13/8/2026). (Foto: Dok. Kominfo Pemkab Bangli / kabarbali.id)

BANGLI, KABARBALI.ID Bunda PAUD Kabupaten Bangli, Ny. Sariasih Sedana Arta, menegaskan pentingnya penguatan layanan Pendidikan Anak Usia Dini Holistik Integratif (PAUD-HI) guna membentuk fondasi Sumber Daya Manusia (SDM) yang sehat, cerdas, berkarakter, dan berkualitas sejak golden age (usia emas).

Penegasan tersebut disampaikan saat Ny. Sariasih Sedana Arta membuka kegiatan Sosialisasi Kebijakan Pengembangan Anak Usia Dini Holistik Integratif (PAUD-HI) di Gedung Bhukti Mukti Bhakti (BMB) Kantor Bupati Bangli, Kamis (13/8/2026).

Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Dinas Sosial P3A Provinsi Bali serta Dinas Kesehatan Provinsi Bali, sebagai langkah nyata menyatukan pemahaman lintas sektor dalam memenuhi hak-hak dasar anak.

Dalam arahannya, Ny. Sariasih  menekankan bahwa layanan tumbuh kembang anak usia dini tidak boleh berjalan secara parsial. Aspek pendidikan, kesehatan gizi, perlindungan, serta pengasuhan harus hadir secara terpadu.

“Anak usia dini adalah masa emas yang tidak akan terulang kembali. Keberadaan Bunda PAUD di tingkat kecamatan hingga desa/kelurahan bukan sekadar pendamping, tetapi penggerak kolaborasi berbagai program yang menyentuh langsung kehidupan anak dan keluarga,” ujar Sariasih.

Sariasih mengimbau seluruh Bunda PAUD di wilayah Bangli untuk mengintegrasikan layanan terdekat seperti Satuan PAUD, Posyandu, Bina Keluarga Balita (BKB), serta program pencegahan stunting dengan memanfaatkan alokasi Dana Desa.

Sementara itu, Pengawas Ahli Madya Dinas Pendidikan Provinsi Bali, Sang Kompyang Arda, memaparkan sambutan Kepala Disdikpora Provinsi Bali. Ia menegaskan bahwa pengembangan potensi anak tidak cukup dilihat dari kemampuan akademik belaka, melainkan pemenuhan gizi yang baik dan perlindungan dari kekerasan.

Langkah ini juga selaras dengan visi pembangunan daerah Nangun Sat Kerthi Loka Bali menuju Bali Era Baru untuk menciptakan generasi penerus yang berdaya saing tanpa mencabut akar adat dan budaya lokal.

Acara sosialisasi tersebut turut dihadiri oleh Ketua Forum PUSPA Kabupaten Bangli Ny. Suciati Diar, Ketua DWP Kabupaten Bangli Ny. Pusparini Riana Putra, pimpinan OPD terkait, Bunda PAUD Kecamatan dan Desa/Kelurahan se-Kabupaten Bangli, serta para tenaga kependidikan mitra PAUD. (Sam-Kab).

kabar Lainnya