Gara-gara Tertusuk Kayu dan Saraf Kejepit, Dua Lansia Klungkung Ini Tak Bisa Kerja, Bupati Bawakan Kursi Roda

Bupati Klungkung I Made Satria turun langsung ke Banjarangkan dan Dawan serahkan bantuan kursi roda serta sembako untuk lansia sakit menahun

KLUNGKUNG, KABARBALI.ID – Dua lansia I Made Sudira (66), warga Dusun Tegal Besar, Desa Negari, Kecamatan Banjarangkan, serta I Nyoman Mastri (81), warga Dusun Bokong, Desa Sampalan Kelod, Kecamatan Dawan. Terpaksa berhenti total dari aktivitas ekonominya akibat gangguan kesehatan serius yang diderita.

Mendapati hal itu, Bupati Klungkung I Made Satria turun langsung menyerahkan bantuan sosial berupa kursi roda dan paket sembako kepada dua warga lanjut usia (lansia) yang menderita sakit menahun di wilayah Kecamatan Banjarangkan dan Kecamatan Dawan.

Aksi sosial ini difasilitasi oleh Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Sosial P3A) Kabupaten Klungkung sebagai bagian dari program rutin untuk menyisir warga kurang mampu di seluruh pelosok bumi serombotan.

Di sela-sela penyerahan bantuan, Bupati Klungkung I Made Satria menyampaikan rasa prihatin yang mendalam, sekaligus memberikan suntikan motivasi agar para penerima manfaat tetap semangat dalam menghadapi cobaan.

“Semoga bantuan dari pemerintah daerah ini bisa bermanfaat dan sedikit meringankan beban bapak dan ibu sekalian. Ini adalah komitmen kami untuk memastikan tidak ada warga yang luput dari perhatian pemerintah,” tegas Bupati I Made Satria.

Berdasarkan riwayat medisnya, I Made Sudira yang awalnya bekerja sebagai petani tegalan (kebun), mengalami cedera parah setelah kakinya tertusuk batang kayu tajam (tunggak). Walau sudah menjalani tindakan operasi, kondisi fisiknya belum dapat pulih total.

Sementara itu, I Nyoman Mastri yang dulunya aktif berdagang di pasar, kini harus terbaring karena menderita penyakit saraf kejepit yang diperparah oleh faktor usia yang kian senja.

Dalam kunjungan kerja lapangan tersebut, Bupati I Made Satria didampingi langsung oleh Kepala Dinas Sosial P3A Klungkung, I Gusti Agung Gede Putra Mahajaya dan Kabag Prokopim Tjokorda Gde Romy Tenaya.

“Ke depan Pemkab Klungkung akan terus memperkuat sinergi antara dinas terkait dengan aparat desa, agar proses penyisiran warga lansia, fakir miskin, dan penyandang disabilitas di Klungkung berjalan lebih optimal, cepat, dan tepat sasaran,” pungkasnya. (Sta/Kab)

kabar Lainnya