Humas Polres Gianyar Sosialisasi Etika Medsos dan Anti-Bullying di SMPN 2 Gianyar

Kasi Humas Polres Gianyar, Ipda I Gusti Ngurah Suardita, saat memberikan materi pembinaan netizen dan sosialisasi anti-bullying kepada siswa SMPN 2 Gianyar, Senin (4/5/2026). Foto/Polres Gianyar

GIANYAR, KABARBALI.ID – Di tengah pesatnya arus informasi digital, Humas Polres Gianyar mengambil langkah proaktif dengan menyasar generasi muda melalui kegiatan pembinaan netizen.

Kegiatan edukatif ini digelar di SMP Negeri 2 Gianyar pada Senin (4/5/2026).

Dipimpin langsung oleh Kasi Humas Polres Gianyar, Ipda I Gusti Ngurah Suardita, sosialisasi ini bertujuan untuk membekali para siswa dengan pemahaman mendalam mengenai etika bermedia sosial dan bahaya perundungan (bullying).

Ipda I Gusti Ngurah Suardita menekankan bahwa media sosial adalah pedang bermata dua.

Jika digunakan dengan benar, platform digital bisa menjadi sarana belajar dan berbagi informasi yang hebat. Namun, jika salah langkah, dampak negatifnya bisa merusak masa depan.

“Media sosial harus dimanfaatkan untuk hal positif. Kami mengingatkan agar para pelajar tidak mudah terprovokasi oleh hoaks dan selalu menjaga sopan santun dalam berinteraksi di dunia maya,” tegas Ipda Suardita.

Lawan Perundungan di Dunia Nyata dan Maya

Selain etika digital, isu bullying menjadi poin krusial dalam pembinaan ini. Mengingat maraknya kasus cyberbullying yang kerap menimpa remaja, Polres Gianyar mengajak siswa untuk memperkuat rasa empati dan saling menghargai antarteman.

Para siswa didorong untuk tidak menjadi penonton diam (bystander) saat melihat tindakan perundungan.

“Kami mengajak siswa untuk berani melaporkan jika menemukan tindakan perundungan, baik yang terjadi langsung di sekolah maupun melalui media sosial,” tambahnya.

Agen Perubahan Budaya Digital

Kegiatan yang berlangsung interaktif ini disambut antusias oleh para siswa SMPN 2 Gianyar.

Melalui sesi tanya jawab, banyak pelajar yang berkonsultasi mengenai cara menghadapi komentar negatif dan memverifikasi kebenaran informasi.

“Kami berharap siswa di sini dapat menjadi netizen yang cerdas dan mampu menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman, baik di dunia nyata maupun digital,” tutup Kasi Humas.

Langkah Polres Gianyar ini diharapkan mampu mencetak agen perubahan di kalangan pelajar guna menciptakan budaya digital yang sehat, kredibel, dan bebas dari intimidasi di wilayah hukum Gianyar. (Tut-Kab).

kabar Lainnya