KLUNGKUNG, KABARBALI.ID – Kebakaran hebat menghanguskan sebuah ruko yang terdiri dari gerai Indomaret dan Kantor Notaris di Jalan Ngurah Rai No. 64, Semarapura Kauh, Kabupaten Klungkung, Kamis (7/5/2026) subuh.
Dugaan sementara, api dipicu oleh hubungan arus pendek atau korsleting listrik di area kasir.
Kasi Penyelamatan dan Pemadaman Kebakaran Klungkung, I Gede Erwan Supriantana mengatakan, kobaran api yang muncul sekitar pukul 05.25 WITA tersebut sempat mengejutkan warga sekitar sebelum akhirnya berhasil dikendalikan oleh tim pemadam kebakaran.
“Peristiwa pertama kali diketahui oleh seorang warga bernama Siti Rohmatul (23) yang tinggal di sebelah selatan ruko” jelasnya, Kamis.
Kemudian, saat mengecek ke arah utara, ia melihat asap tebal sudah keluar dari dalam Indomaret.
” Menyadari adanya kebakaran, ia segera menghubungi karyawan toko, Julita (21), untuk membawa kunci dan melaporkannya ke Damkar,” jelasnya.
Damkar mengerahkan tiga unit armada ke lokasi tak lama setelah menerima laporan.
“Saat tiba di lokasi kondisi di dalam toko sudah penuh asap dan api cukup cepat merambat karena banyak barang yang mudah terbakar,” jelas Gede Erwan.
Sementara, Kasi Humas Polres Klungkung, Iptu I Dewa Komang Alit Purna Wibawa, menyampaikan dari penyelidikan bangunan yang terdampak terdiri dari empat blok, yakni tiga blok Toko Indomaret milik Drh. Ni Nyoman Ariati dan satu blok Kantor Notaris-PPAT milik Koming Pratiwi Juwita, S.H., M.Kn.
“Dugaan sementara, kebakaran disebabkan oleh korsleting listrik dari rangkaian kabel di bagian kasir. Percikan api kemudian menyambar barang-barang di sekitar hingga api membesar,” ungkapnya.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Namun, kerugian material diperkirakan ratusan juta rupiah.
*Kami tengah berkoordinasi dengan Tim Labfor untuk penyelidikan lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti kebakaran tersebut,” tegasnya.
Pasca-kejadian, Polres Klungkung mengimbau masyarakat memperhatikan barang elektronik atau kabel yang sudah tidak layak pakai.
” Pastikan dicabut jika tidak digunakan untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali,” pungkas Dewa Alit. (Sta-Kab).