Lahir Redite Umanis Merakih: Sosok Cerdas Naungan Dewa Surenggana, Dermawan lan Pintar Simpan Rahasia

KABARBALI.ID – Menurut perhitungan Wariga dan Kalender Bali, hari kelahiran (otonan) seseorang memancarkan watak dasar, garis rezeki, hingga potensi bakat alaminya. Bagi yang lahir pada hari Minggu Umanis (Redite Umanis), 2 Agustus 2026, kelahiran ini berada di bawah naungan Wuku Merakih dan pengaruh Lintang Kala Sungsang.

Kelahiran hari ini dikenal memiliki pembawaan yang tenang, berwawasan luas bak seorang pendeta (Laku Pandita Sakti), teguh pada pendirian, serta dinaungi oleh Dewa Surenggana.

Berikut ulasan lengkap watak, kelebihan, dan hal yang perlu diwaspadai bagi kelahiran Redite Umanis Wuku Merakih:

1. Karakter Dasar lan Pengaruh Dewa Naungan (Dewa Surenggana)

Seseorang yang lahir pada Wuku Merakih dinaungi oleh Dewa Surenggana. Wataknya selalu penuh perhitungan dalam setiap tindakan, tegas, tulus hati, serta tidak berambisi secara berlebihan. Mereka dikenal pandai bergaul dan pandai menarik simpati orang lain (Lintang Kala Sungsang).

Selain itu, mereka memiliki kecenderungan menyukai kebersihan (Dasawara: Pandita), berpikiran jernih, sopan santun (Caturwara: Laba), serta taat dan senang mempelajari ilmu Tattwa Agama.

2. Kelebihan, Rezeki, lan Bakat

  • Daya Unggul: Cerdas, memiliki pemikiran mendalam, penyayang, ikhlas berderma, dan suka memberikan pertolongan (Pancasuda: Sumur Sinaba). Mereka juga sangat pandai menyimpan rahasia.

  • Garis Rezeki: Rezekinya relatif gampang dicari dan tergolong selalu mujur dalam pekerjaan (Sangawara: Dadi / Ekajalaresi: Buat Suka). Usaha atau pekerjaan yang ditekuni cenderung berhasil dengan baik.

3. Hal yang Perlu Diwaspadai (Sisi Lemah)

  • Mudah Dipengaruhi & Emosional: Berdasarkan Pangelong 4, pikirannya kadang kala bisa menjadi gelap atau jengkel sehingga rentan terkena bujukan orang berniat jahat. Dalam hal asmara (zodiak Leo), sifatnya cenderung lebih emosional ketimbang menggunakan akal sehat.

  • Sifat Sombong & Boros: Kadang kala muncul sifat agak sombong, suka dipuji, dan pamer keberhasilan (Triwara: Kajeng). Selain itu, sikapnya sangat teguh sehingga keputusan yang diambil kadang sulit diubah atau diatasi oleh orang lain. (Kab).

kabar Lainnya