

DENPASAR, KABARBALI.ID – Sebagai bentuk apresiasi dan penghargaan atas pengabdian serta dedikasi selama menjalankan tugas sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara didampingi Sekretaris Daerah Kota Denpasar I Gusti Ngurah Eddy Mulya menyerahkan penghargaan dan cinderamata kepada I Made Pasek Mandira, yang sebelumnya bertugas di Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kota Denpasar.
Penyerahan penghargaan tersebut dilaksanakan di sela-sela kegiatan apel disiplin di halaman Kantor Wali Kota Denpasar, Senin (2/11/2026). Terhitung mulai tanggal 1 November 2026, I Made Pasek Mandira resmi memasuki masa purna tugas setelah mendedikasikan diri melayani masyarakat di lingkungan Pemerintah Kota Denpasar.
Dalam sambutannya, Wali Kota I Gusti Ngurah Jaya Negara menyampaikan bahwa pemberian cinderamata ini merupakan wujud penghormatan serta ucapan terima kasih mendalam dari Pemkot Denpasar atas jasa dan kontribusi yang telah diberikan selama bertugas, khususnya di BRIDA Kota Denpasar.
Jaya Negara menekankan bahwa masa purna tugas atau pensiun bukanlah akhir dari ikatan kekeluargaan dan kebersamaan. Menurutnya, rekam jejak pengabdian yang telah dijalani selama bertahun-tahun merupakan bagian tak terpisahkan dari perjalanan birokrasi dan kemajuan pembangunan Kota Denpasar.
“Atas nama Pemerintah Kota Denpasar, kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya atas pengabdian serta dedikasi yang telah diberikan. Semoga segala pengalaman dan pengabdian selama bertugas menjadi kenangan yang baik, serta masa purna tugas ini dapat dijalani dengan sehat, bahagia, dan penuh berkah bersama keluarga,” ujar Jaya Negara.
Sementara itu, I Made Pasek Mandira menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang tulus kepada Wali Kota Denpasar, Wakil Wali Kota Denpasar, Sekda Kota Denpasar, serta seluruh jajaran rekan kerja yang telah mendampingi perjalanan kariernya sebagai abdi negara.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh kolega jika selama berinteraksi dan mengemban tugas terdapat kekhilafan, baik yang disengaja maupun tidak disengaja.
“Terima kasih kepada Bapak Wali Kota, Wakil Wali Kota Denpasar, dan Bapak Sekda, serta teman-teman semuanya. Selama ini saya mengabdi di Pemerintah Kota Denpasar, tentu dalam perjalanan tersebut ada banyak hal yang saya lakukan… Apabila selama berinteraksi dan bekerja bersama terdapat kesalahan, secara pribadi saya memohon maaf,” ungkap Pasek Mandira dengan penuh kerendahan hati. (Riz-Kab).