KLUNGKUNG, KABARBALI.ID – Kawasan Pusat Kebudayaan Bali (PKB) Klungkung mendadak gemuruh oleh ratusan raungan mesin motor, dari cc kecil hingga besar untuk kelas profesional.
Kejuaraan balap motor bertajuk Mahottama FlatRace 2026, yang diprakarsai Klungkung MX ini resmi digelar untuk pertama kalinya sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Puputan Klungkung.
Ajang yang berlangsung selama dua hari, Sabtu (2/5/2026) dan Minggu (3/5/2026) ini, diproyeksikan menjadi wadah resmi bagi para pecinta otomotif sekaligus solusi konkret untuk memberantas aksi balap liar yang meresahkan di jalan raya.
Peserta balap dari kalangan anak-anak laki perempuan hingga dewasa seluruh Bali yang berlaga di ajang ini.
Ketua KONI Klungkung, Anak Agung Gde Anom, menyambut baik inisiatif ini.
Menurutnya, perkembangan olahraga otomotif di Klungkung menunjukkan tren positif.
Ajang ini pun dijadikan sarana penjaringan atlet potensial untuk persiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2027 mendatang.
“Kami berharap ke depan Klungkung bisa mengirim atlet balap yang kompetitif. Selain prestasi, event seperti ini juga berdampak nyata pada pergerakan UMKM dan ekonomi lokal di sekitar lokasi,” jelasnya.

Rencana Sirkuit Permanen di Kawasan Tukad Unda
Guna mendukung keberlanjutan pembinaan atlet, KONI Klungkung berencana mengusulkan pemanfaatan lahan negara seluas hampir dua hektare di utara Sungai Unda sebagai tempat latihan balap resmi.
Langkah ini diharapkan dapat memfasilitasi komunitas otomotif, seperti Klungkung MX, untuk terus berlatih secara aman dan profesional sehingga mampu mengharumkan nama Klungkung di tingkat nasional.
Wadah Resmi dan Edukasi Sportivitas
Bupati Klungkung I Made Satria, didampingi Wakil Bupati Tjokorda Gde Surya Putra, yang membuka langsung event otomotif menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen menyediakan fasilitas bagi generasi muda agar bakat mereka tersalurkan dengan benar.
“Ini ajang yang sangat positif. Kami ingin menyediakan wadah resmi yang terarah guna menekan aksi balap liar. Selain sebagai ajang prestasi, ini juga bentuk edukasi agar generasi muda menjunjung tinggi sportivitas,” tegas Bupati Satria, Sabtu (2/5).
Senada dengan Bupati, Ketua Panitia Mahottama FlatRace 2026, Bagus Komang Corry Agung S, mengajak anak muda untuk meninggalkan aspal jalanan yang berbahaya.
“Ayo anak muda Klungkung, stop balap liar!” serunya. (Sta-Kab).