GIANYAR, KABARBALI.ID – Pemerintah Kabupaten Gianyar resmi memperkuat sinergi dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gianyar melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) terkait penyelenggaraan Pemilu dan Pilkada. Langkah ini diambil untuk memastikan proses demokrasi di “Bumi Seni” berjalan transparan, berkualitas, dan tetap menjaga standar nasional yang telah dicapai selama ini.
Bupati Gianyar, I Made Mahayastra, menegaskan bahwa pencapaian KPU Gianyar dalam beberapa periode terakhir merupakan prestasi membanggakan. Indikator utama keberhasilan tersebut terlihat dari tingginya angka partisipasi pemilih serta nihilnya gugatan sengketa pemilu.
“Prestasi ini bukan kebetulan, tetapi bagian dari capaian yang menjadi standar nasional. KPU adalah garda terdepan dalam demokrasi, dan keberhasilan ini tidak lepas dari kerja keras hingga tingkat KPPS,” ujar Bupati Mahayastra di Ruang Kerja Bupati Gianyar, Senin (4/5/2026).
Politisi asal Payangan ini berkomitmen untuk memberikan dukungan penuh kepada KPU, termasuk dalam hal penyediaan fasilitas penunjang kelembagaan. Menurutnya, dukungan pemerintah daerah sangat krusial agar teknis kerja penyelenggara semakin maksimal.
“Kita ingin menjaga marwah demokrasi. Kerja sama ini adalah bentuk komitmen bersama agar kualitas penyelenggaraan pemilu di Gianyar terus meningkat dan menempatkan demokrasi di atas segalanya,” tegas Mahayastra.
MoU ini tidak hanya bersifat seremonial, namun ditindaklanjuti dengan Perjanjian Kerja Sama (PKS) teknis yang melibatkan berbagai Perangkat Daerah (PD), mulai dari Disdukcapil, Diskominfo, hingga Majelis Desa Adat (MDA). Integrasi lintas sektor ini diharapkan mampu menyempurnakan data pemilih dan memperlancar setiap tahapan pemilu.
Di sisi lain, Ketua KPU Gianyar, I Wayan Mura, mengapresiasi dukungan luar biasa dari Pemkab Gianyar. Ia menyebutkan bahwa dukungan kelembagaan yang kuat menjadi kunci suksesnya pemilu tanpa hambatan berarti di wilayahnya. (Tut-Kab).