Namanya Mencuat di Bursa Pilgub Bali, Nyoman Parta: Masih Terlalu Pagi, Saya Fokus di Senayan

I Nyoman Parta menanggapi isu dirinya maju di Pilgub

DENPASAR, KABARBALI.ID – Anggota DPR RI fraksi PDI Perjuangan, I Nyoman Parta, menanggapi dingin kabar yang menyebut dirinya sebagai salah satu kandidat potensial dalam bursa Pemilihan Gubernur (Pilgub) Bali mendatang. Politisi asal Desa Guwang, Gianyar ini menegaskan dirinya masih ingin berkonsentrasi menjalankan mandat rakyat di Senayan.

Pernyataan tersebut disampaikan Parta saat ditemui awak media di Kantor Gubernur Bali, Kamis (7/5/2026).

Prioritas Tugas Legislatif

Meski namanya ramai diperbincangkan di media sosial sebagai sosok pemimpin masa depan Bali, Parta menilai pembahasan mengenai suksesi kepemimpinan daerah masih sangat prematur.

“Pilkada kan masih 3,5 atau 4 tahun yang akan datang. Saya pilih fokus menyelesaikan tugas di Senayan,” tegas pria berusia 54 tahun tersebut.

Ia juga mengaku tidak mengetahui secara pasti siapa pihak-pihak yang mulai menggulirkan namanya di dunia maya. Baginya, saat ini pembahasan mengenai Undang-Undang Pemilu pun belum dilakukan, sehingga terlalu dini untuk membicarakan posisi eksekutif.

“Ya gimana ya, orang sekarang kan zaman dunia maya. Saya juga tidak tahu siapa teman-teman yang menyampaikan itu. Jadi terlalu pagi ngomongin urusan Gubernur,” imbuhnya sembari berpamitan kepada media.

Figur Vokal yang Dekat dengan Desa Adat

Nyoman Parta memang dikenal sebagai legislator yang memiliki basis massa kuat, terutama di tingkat desa adat. Selama menjabat, ia tercatat vokal dalam menyuarakan isu-isu lingkungan hidup dan perlindungan hak masyarakat Bali.

Beberapa capaian yang melekat pada dirinya antara lain:

Perlindungan Sapi Bali: Mendorong lahirnya regulasi strategis untuk melestarikan sapi lokal asli Bali.

Advokasi Lingkungan: Aktif mengawal isu-isu lingkungan dan hak-hak warga Bali di tingkat nasional.

Pendekatan Humanis: Dikenal memiliki sikap tenang dan pendekatan langsung ke masyarakat bawah.

Kendati memiliki modal popularitas dan rekam jejak regulasi yang berpihak pada rakyat, Parta memilih untuk tetap “cooling down” dan menjaga ritme kerja sebagai wakil Bali di Jakarta. (Irw-Kab).

kabar Lainnya