BADUNG, KABARBALI.ID – Bunda Anti Narkoba Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, memimpin langsung prosesi potong rambut Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Badung Tahun 2026 di Hotel Made Bali, Rabu (12/8/2026).
Kegiatan tradisi kedisiplinan tersebut dirangkaikan dengan penyuluhan serta sosialisasi pencegahan bahaya narkoba bagi seluruh anggota Paskibraka yang tengah menjalani pemantapan latihan menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Acara turut dihadiri oleh Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Badung selaku narasumber, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Badung beserta jajaran, serta jajaran pelatih dan pembina Paskibraka Badung.
Dalam arahannya, Ny. Rasniathi Adi Arnawa menekankan bahwa prosesi potong rambut bukan sekadar tradisi seremonial harian, melainkan bentuk penyempurnaan diri, penanaman kesetaraan, serta persiapan mental dan fisik para calon pengibar bendera.
“Potong rambut ini adalah tanda bahwa kalian sedang membentuk karakter yang tangguh, bersih, dan berwibawa. Tampil rapi mencerminkan hati yang tertib, pikiran yang bersih, serta tekad yang kuat untuk menjadi teladan bagi generasi muda lain di Kabupaten Badung,” ujar Rasniathi.
Sebagai Bunda Anti Narkoba, ia mewanti-wanti agar seluruh anggota Paskibraka benteng diri dari pergaulan bebas dan ancaman penyalahgunaan zat terlarang. Pemuda Paskibraka dinilainya merupakan cerminan generasi pilihan yang membawa nama baik daerah.
“Kalian adalah generasi pilihan, harapan keluarga dan kebanggaan daerah. Jangan pernah menyentuh narkoba dalam bentuk apa pun. Sosialisasi ini kami gencarkan agar kalian sadar sejak dini bahwa narkoba bukan solusi, melainkan penghancur mimpi dan masa depan,” tegasnya.
Ia pun mengapresiasi sinergi antara Kesbangpol, BNNK Badung, dan tim pelatih dalam mengawal persiapan Paskibraka Badung agar tidak hanya siap secara fisik, tetapi juga memiliki ketahanan moral yang kuat. (Gus-Kab).