Pesan Terakhir WN Irlandia di Pintu Kamar Vila: “Jangan Masuk, Panggil Polisi”

WNA asal Irlandia ditemukan tewas di sebuah vila Kerobokan, Badung

BADUNG, KABARBALI.ID – Kawasan wisata Kerobokan, Kuta Utara, mendadak gempar. Seorang pria warga negara (WN) Irlandia berinisial DAM (36) ditemukan tak bernyawa di sebuah vila pada Sabtu (25/4/2026).

Korban diduga kuat mengakhiri hidupnya dengan cara yang sangat terencana.

DAM meninggalkan sebuah instruksi terakhir yang memilukan. Selembar kertas ditempelkan di pintu kamar lantai dua, berisi peringatan agar siapa pun yang datang tidak masuk dan segera menghubungi pihak berwajib.

Pesan di Balik Pintu Kamar

Kepala SPKT Polres Badung, Ipda Gusti Ngurah Sariana, mengungkapkan bahwa keberadaan kertas tersebut menjadi petunjuk awal bagi staf vila sebelum menemukan jenazah korban.

“Saksi melihat kertas tertempel di pintu kamar lantai dua. Isinya melarang orang masuk karena ada orang meninggal di dalam, lalu minta tolong dipanggilkan polisi,” ujar Ipda Gusti Ngurah Sariana, Sabtu, (25/4/2026). siang.

Pesan yang ditulis dengan huruf kapital tersebut diduga sengaja disiapkan DAM agar petugas atau staf vila tidak mengalami syok hebat saat memasuki ruangan.

Kecurigaan muncul ketika waktu menunjukkan pukul 12.00 WITA, namun DAM tak kunjung keluar untuk melakukan proses check-out yang seharusnya terjadwal pukul 11.00 WITA.

Pihak operasional vila yang mencoba melakukan pengecekan akhirnya menemukan pesan peringatan tersebut. Menggunakan kunci cadangan, staf didampingi saksi lain memasuki kamar dan menemukan korban sudah dalam posisi terduduk di dekat pintu lantai dua dengan kondisi tidak bernyawa.

Berdasarkan keterangan saksi, DAM masih terlihat beraktivitas normal sehari sebelumnya. Ia bahkan sempat menanyakan detail prosedur keberangkatan kepada staf.

“Korban sepertinya sengaja memilih momen hari terakhir menginap ini untuk melakukan aksinya,” tambah Sariana.

Tim identifikasi Polres Badung yang tiba di lokasi segera melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Polisi mengamankan sejumlah barang bukti penting, di antaranya tali plastik biru, telepon genggam, paspor, tablet, serta dompet berisi identitas pribadi korban.

Pemeriksaan medis luar memastikan tidak ada tanda-tanda kekerasan fisik pada tubuh korban. “Dugaan motifnya memang murni bunuh diri yang sudah dipersiapkan,” pungkasnya.

Saat ini, jenazah korban telah dievakuasi untuk penanganan lebih lanjut sembari menunggu koordinasi dengan pihak konsulat atau keluarga korban di Irlandia. (Gus-Kab).

kabar Lainnya