BULELENG, KABARBALI.ID — Pemerintah Kabupaten Buleleng resmi meluncurkan armada Mobil Samsat Keliling guna menghadirkan pelayanan publik yang cepat, mudah, dan merata. Inovasi sistem jemput bola ini sengaja diluncurkan di tengah keramaian arena Car Free Day (CFD) Singaraja, Minggu (24/5/2026), untuk menyasar langsung masyarakat luas.
Peresmian ditandai dengan prosesi adat memercikkan tirta dan pemecahan kendi secara simbolis oleh Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra. Agenda ini turut disaksikan oleh Kepala Bappenda Provinsi Bali, Kepala Bappenda Kabupaten Buleleng, perwakilan Jasa Raharja, unsur Kepolisian, serta Kepala Bank BPD Bali Cabang Singaraja.
Kehadiran unit pelayanan bergerak ini merupakan buah kolaborasi taktis antara Pemkab Buleleng, Pemerintah Provinsi Bali, instansi kepolisian, Jasa Raharja, dan Bank BPD Bali sebagai penyedia sistem transaksi finansial.
Bupati Nyoman Sutjidra menegaskan bahwa operasional armada ini ditujukan sebagai solusi praktis bagi krama Buleleng yang memiliki keterbatasan waktu kerja atau terkendala akses geografis yang jauh menuju kantor Samsat induk. Dengan jangkauan ke tingkat hilir, proses birokrasi pembayaran pajak diklaim akan jauh lebih efisien.
“Kami mengajak kepada seluruh masyarakat di Buleleng dimanapun berada. Sekarang sudah ada Mobil Samsat Keliling untuk mempermudah pembayaran pajaknya, khususnya pajak kendaraan bermotor. Mudah-mudahan ini bisa membantu meningkatkan kesadaran masyarakat untuk membayar pajak, guna mewujudkan pembangunan Buleleng yang berkelanjutan,” ujar Bupati Sutjidra.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa sektor Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) merupakan salah satu instrumen Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang sangat vital. Alokasi dana dari pajak ini nantinya dikembalikan secara penuh untuk membiayai program pembangunan infrastruktur jalan, fasilitas pendidikan, serta jaminan layanan kesehatan di Buleleng.
Pascapeluncuran perdana ini, Mobil Samsat Keliling dijadwalkan akan bergerak secara berkala menyambangi wilayah kecamatan-kecamatan, area pasar tradisional, hingga pusat-pusat keramaian publik di seluruh Buleleng.
Antusiasme warga Singaraja langsung terlihat pada hari pertama peluncuran di arena CFD. Puluhan pemilik kendaraan roda dua maupun roda empat tampak langsung mengantre rapi memanfaatkan layanan perdana ini untuk melakukan registrasi pembaharuan STNK dan pembayaran pajak tahunan tanpa kendala.
Melalui terobosan layanan ini, Pemkab Buleleng menargetkan peningkatan target kepatuhan wajib pajak (tax compliance) sekaligus menciptakan iklim birokrasi yang lebih transparan, bersih, dan responsif terhadap kebutuhan harian warga. (Kar-Kab)