Tak Lagi Sekadar Timbang Bayi, Kini Posyandu di Bali Garap Enam Standar Pelayanan Minimal

AKSI SOSIAL: Ketua TP Posyandu Provinsi Bali, Ny. Putri Koster, saat menyerahkan bantuan secara simbolis kepada kader Posyandu di Denpasar.

DENPASAR, KABARBALI.id – Peran Posyandu di Provinsi Bali kini mengalami pergeseran fungsi yang signifikan. Tidak lagi hanya identik dengan layanan kesehatan balita dan lansia, Posyandu kini bertransformasi menjadi garda terdepan dalam mengampu enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) untuk masyarakat.

Ketua Tim Pembina (TP) Posyandu Provinsi Bali, Ny. Putri Koster, menegaskan bahwa perluasan fungsi ini menuntut peningkatan kapasitas kader secara besar-besaran. Tantangan pelayanan yang semakin kompleks memerlukan pemahaman tugas yang mendalam dari setiap personel di lapangan.

“Bimtek ini penting agar kader memahami tugas dan fungsi secara menyeluruh. Bagaimana bisa mengabdi dengan baik jika tidak memahami apa yang dikerjakan,” tegas Ny. Putri Koster saat memberikan arahan dalam aksi sosial “Membina dan Berbagi” di Kelurahan Pemecutan, Denpasar, Senin (4/5/2026).

Sebagai langkah konkret, TP Posyandu Bali telah merancang bimbingan teknis (bimtek) sebanyak 16 angkatan pada tahun 2026. Program ini menargetkan ribuan kader untuk menjalani pelatihan intensif di Bapelkes Pemprov Bali guna memastikan pelayanan dasar menyentuh seluruh aspek kebutuhan warga.

Lebih lanjut, Ny. Putri Koster menekankan bahwa Posyandu harus bersinergi dengan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali. Integrasi tidak hanya terbatas pada sektor kesehatan, tetapi juga merambah ke ranah lingkungan, seperti pengelolaan sampah melalui kolaborasi dengan TP PKK.

Ia juga mengingatkan pentingnya akurasi data di lapangan. Setiap permasalahan yang ditemukan oleh kader wajib dicatat secara detail untuk dilaporkan kepada pengurus.

“Data dan kondisi masyarakat yang dilaporkan harus benar-benar jelas dan sesuai dengan keadaan di lapangan agar tidak menimbulkan pemborosan maupun ketidaksesuaian dalam penanganan,” tambahnya.

Sementara itu, Sekretaris I TP Posyandu Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, mencatat saat ini Ibu Kota Provinsi Bali telah memiliki 459 kelompok Posyandu dengan kekuatan 4.011 kader. Ia memastikan seluruh kader di tingkat desa dan kelurahan siap mendukung penuh transisi Posyandu era baru yang lebih adaptif dan terpadu. (Rls-Kab).

kabar Lainnya