Tembus 75 Ribu Unit! Wawali Arya Wibawa Patok Target Bag Komposter Rampung Juni Demi Setop Sampah ke Sungai

Pemkot Denpasar mempercepat distribusi 75 ribu lebih Bag Komposter untuk menggenjot pengolahan sampah organik mandiri berbasis sumber dan sterilisasi sungai.

DENPASAR, KABARBALI.ID – Pemerintah Kota Denpasar terus menaruh atensi penuh terhadap polemik krusial penataan lingkungan hidup, khususnya tata kelola persampahan. Tidak hanya fokus mengoptimalkan kinerja pengolahan di sektor tengah dan hilir seperti TPST, Pemkot Denpasar kini bergerak masif menggenjot mitigasi penanganan sampah organik langsung dari sumbernya (hulu) serta sterilisasi area bantaran sungai.

Langkah taktis ini diakselerasi melalui percepatan pendistribusian fasilitas Bag Komposter secara gratis berskala besar kepada masyarakat di seluruh wilayah kedeputian.

Komitmen tersebut dikupas tuntas dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Optimalisasi Pengolahan Sampah Berbasis Sumber dan Sungai bersama seluruh Perbekel (Kepala Desa) dan Lurah se-Kota Denpasar. Rapat dipimpin langsung oleh Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, didampingi Sekda Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya, di Gedung Graha Sewakadarma, Lumintang, Denpasar, Rabu (20/5/2026).

Sudah Tersalurkan 75 Ribu Lebih, Target Rampung Akhir Juni 2026

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Adhi Mertha, dalam pemaparan progresnya melaporkan bahwa realisasi program pemilahan sampah mandiri ini mendapat respons positif dari warga kota.

“Hingga kuartal kedua tahun ini, realisasi pembagian Bag Komposter di tengah masyarakat telah sukses mencakup lebih dari 75 ribu unit. Kendati demikian, kami terus mengevaluasi hambatan di lapangan agar sisa kuota distribusi bisa segera dipercepat pendaratannya di rumah-rumah warga,” jelas Alit Adhi Mertha.

Ia menambahkan, evaluasi berkala bersama jajaran terbawah ini sengaja dilakukan untuk menyinkronkan dua agenda besar, yakni efektivitas penggunaan komposter oleh rumah tangga dan teknis aksi pembersihan sedimentasi sampah di sepanjang aliran sungai Denpasar.

Wawali Arya Wibawa: Perketat Pengawasan dan Tindak Pembuang Sampah ke Sungai

Merespons laporan tersebut, Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, mengapresiasi kinerja militan para perbekel, lurah, hingga kepala dusun yang menjadi garda terdepan dalam menyukseskan program edukasi lingkungan ini.

Arya Wibawa optimistis, jika setiap rumah tangga di Denpasar mampu mengolah limbah dapur organiknya secara mandiri menggunakan komposter, maka volume beban sampah harian yang dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) akan berkurang drastis.

“Kami targetkan pada akhir bulan Juni 2026 ini, seluruh kuota pembagian Bag Komposter sudah harus rampung 100 persen dan terdistribusi merata sesuai target manifesto,” tegas Wawali Arya Wibawa.

Di sisi lain, politisi asal Pedungan ini juga mengeluarkan peringatan keras terkait kebersihan ekosistem perairan darat. Pemkot Denpasar dipastikan akan memperketat sistem pengawasan di titik-titik rawan pembuangan limbah liar di sepanjang sungai.

“Kita tidak akan segan memperketat pengawasan dan menindak oknum yang kedapatan membuang sampah sembarangan ke sungai. Kami mengetuk hati masyarakat dan semua komunitas peduli lingkungan untuk bersama-sama turun tangan menjaga kesucian dan kebersihan sungai di wilayah Denpasar,” pungkasnya. (Irw-Kab).

kabar Lainnya