

BADUNG, KABARBALI.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung terus memperkuat langkah transformasi digital dalam tata kelola keuangan daerah. Melalui percepatan dan perluasan elektronifikasi transaksi pemerintah daerah, Pemkab Badung berkomitmen mewujudkan pengelolaan keuangan yang lebih efisien, transparan, akuntabel, serta mendongkrak kualitas pelayanan publik.
Komitmen tersebut ditegaskan secara langsung oleh Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, saat menghadiri High Level Meeting (HLM) Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) yang dirangkaikan dengan Focus Group Discussion (FGD) Optimalisasi Digitalisasi Transaksi Keuangan melalui Kartu Kredit Pemerintah Daerah (KKPD) di Bali Dynasty Resort, Tuban, Kecamatan Kuta, Jumat (16/10/2026).
Bupati Adi Arnawa mengungkapkan bahwa digitalisasi merupakan strategi kunci dalam mendukung modernisasi keuangan daerah. Penerapannya tidak hanya berfokus pada sektor penerimaan seperti pajak dan retribusi daerah guna mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), melainkan juga menyasar sektor belanja pemerintah melalui pemanfaatan instrumen KKPD.
“Harapan kita, kalau bisa semua proses pengeluaran keuangan di Badung ini berbasis digital. Di balik itu ada hal yang fundamental, terutama efisiensi, akuntabilitas, termasuk percepatan layanan,” tegas Bupati Adi Arnawa, Jumat pagi.
Guna memastikan program transformasi digital berjalan efektif di lapangan, Bupati Adi Arnawa menginstruksikan Sekretaris Daerah (Sekda) Badung untuk mengoordinasikan seluruh pimpinan perangkat daerah. Koordinasi ini melibatkan Pengguna Anggaran (PA), Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), Pejabat Penatausahaan Keuangan, Bendahara Pengeluaran, hingga administrator KKPD agar memahami regulasi dan mekanisme teknis pelaksanaannya.
Melalui forum HLM dan FGD bersama perbankan serta narasumber ahli, para peserta diharapkan mampu mengidentifikasi berbagai tantangan di lapangan sekaligus merumuskan solusi solutif demi memantapkan kesiapan administrasi keuangan daerah.
Kegiatan strategis ini turut dihadiri oleh Sekda Badung selaku Ketua Harian TP2DD, Asisten Bidang Administrasi Umum Kabupaten Badung, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Direktur TI Bank BPD Bali, pimpinan cabang Bank BPD Bali, serta seluruh kepala OPD, PA/KPA, dan bendahara pengeluaran di lingkungan Pemkab Badung.
Pemkab Badung, melalui sinergi kuat bersama TP2DD dan lembaga terkait, optimis ekosistem digital yang terintegrasi ini mampu membawa tata kelola pemerintahan yang semakin efektif, bersih, dan berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas. (Gus-Kab).