13 Kendaraan dan Bedeng Ludes Terbakar di Jalan Nakula, Polisi Periksa 11 Saksi

Satu unit kendaraan Water Canon milik Sat Samapta Polresta Denpasar dikerahkan untuk membantu menyemprotkan air di titik-titik api area kebakaran Jalan Nakula, Pemecutan Klod, Denpasar, Rabu (2/9/2026). (Foto: Dok. Humas Polresta Denpasar / kabarbali.id)

DENPASAR, KABARBALI.ID – Penanganan musibah kebakaran hebat yang melalap kompleks pemukiman bedeng semipermanen dan gudang rongsokan di Jalan Nakula, Gang Jatayu, Br. Mergaya, Desa Pemecutan Klod, Denpasar Barat, terus diperluas.

Pada Rabu (2/9/2026), personel Sat Samapta Polresta Denpasar diterjunkan langsung ke lokasi untuk membantu proses pemadaman dan pendinginan menggunakan satu unit kendaraan taktis Water Canon.

Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, mengonfirmasi bahwa pengerahan Water Canon dilakukan karena tiupan angin kencang membuat beberapa titik api di area seluas kurang lebih 3 hektar tersebut sempat membesar kembali.

“Persnel Polresta Denpasar turun ke TKP membantu upaya pemadaman dan pendinginan dengan menggunakan Water Canon Sat Samapta Polresta Denpasar, mengingat ada beberapa titik lokasi yang masih terdapat api,” ujar Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, Rabu (2/9/2026).

Kronologi Kejadian dan Kesaksian Para Penghuni

Berdasarkan laporan kepolisian nomor L/Gangguan/B/26/IX/2026/SPKT/POLSEK DENBAR, musibah ini berawal pada Senin (31/8/2026) malam sekitar pukul 22.30 WITA.

Salah seorang saksi, Siswanto alias Sis Botol (43), menerangkan bahwa api pertama kali terlihat muncul dari sebelah selatan gudang botol miliknya. Usaha awal menyiram titik api menggunakan air keran melalui celah pembatas bambu gagal karena api mendadak membesar dan merembet cepat.

Saksi lain, Candra Setiawan (35), mendapati rumah bedeng milik orang tuanya sudah dilahap si jago merah saat ia bergegas ke lokasi. Beruntung, saat kejadian orang tua Candra sedang keluar rumah untuk membeli makanan sehingga terhindar dari bahaya.

Meskipun armada Damkar Kota Denpasar dan Kabupaten Badung langsung dikerahkan sejak malam kejadian, embusan angin pada Selasa (1/9/2026) sore sempat memicu munculnya titik api baru di sisi barat. Akibatnya, api merembet dan menghanguskan dua unit rumah semipermanen milik warga bernama Niman yang sebelumnya tidak terdampak.

Kerugian Material: 2 Unit Mobil, 11 Sepeda Motor, dan 11 Saksi Diperiksa

Dampak kerusakan akibat kebakaran di atas lahan seluas 3 hektar ini tercatat cukup besar. Selain meluluhlantakkan puluhan rumah bedeng beserta surat-surat penting dan barang elektronik warga, kepolisian mencatat sejumlah aset kendaraan yang hangus terbakar di antaranya:

“Sampai saat ini petugas telah melakukan pemeriksaan terhadap 11 orang saksi yang tinggal di TKP untuk mendalami penyebab pasti kebakaran,” pungkasnya.  . (Irw-Kab).

kabar Lainnya