Bongkar Clandestine Lab di Gianyar ! Dua WNA Rusia Diadili, Salah Satunya Diduga Eks Militer

Disinilah koki narkoba meracik hingga hasilkan 7,8 kg

GIANYAR, KABARBALI.ID – Persidangan perkara tindak pidana narkotika yang melibatkan dua warga negara asing (WNA) asal Rusia di Pengadilan Negeri (PN) Gianyar mengungkap deretan barang bukti dalam jumlah fantastis.

Tidak hanya barang jadi diduga narkotika, penyidik juga menyita puluhan liter bahan kimia, peralatan laboratorium lengkap, hingga aset vila dan kendaraan.

Sidang lanjutan dua perkara terpisah tersebut digelar di PN Gianyar, Rabu (2/9/2026).

Perkara Nomor 133 mendudukkan terdakwa Sergei Trashchenko—yang diduga merupakan mantan anggota militer Rusia. Sementara Perkara Nomor 134 menjerat terdakwa perempuan bernama Natalia Tomberg alias Kseniia Kozina.

Humas PN Gianyar, Kadek Apdila Wirawan, mengonfirmasi terkait latar belakang salah satu terdakwa yang beredar di masyarakat.

“Ya, memang salah satu terdakwa diduga merupakan ex Militer Rusia. Namun, informasi mengenai latar belakang tersebut tetap perlu dilihat berdasarkan fakta dan pembuktian yang muncul dalam persidangan,” jelas Kadek Apdila, Rabu (2/9/2026).

Ratusan Gram Kristal dan Puluhan Liter Bahan Prekursor Kimia

Dalam berkas perkara Natalia Tomberg (Nomor 134), daftar barang bukti yang dihadirkan mengindikasikan adanya dugaan aktivitas pengolahan atau peracikan (clandestine lab) narkotika.

Penyidik menyita berbagai kristal dan padatan, di antaranya plastik klip berisi padatan putih seberat 471 gram, piring berisi padatan abu-abu 69 gram, kristal bening 14 gram, serta padatan kristal putih seberat 90 gram netto. Selain itu, ditemukan wadah kaca berisi 4.000 mililiter cairan cokelat berendapan putih.

Tak berhenti di situ, petugas mengamankan puluhan liter bahan kimia berbahaya yang diduga sebagai prekursor peracik narkoba, seperti Dicloromethane, Methylamine, Hydrobromic Acid, dan Ethyl Acetate, hingga puluhan liter cairan kimia dalam jeriken.

Peralatan Laboratorium, Catatan Tangan, hingga Penyitaan Vila di Saba

Dugaan pengerjaan laboratorium terlarang ini semakin kuat dengan disitanya deretan peralatan canggih dari lokasi penangkapan di wilayah Blahbatuh. Barang bukti meliputi pompa vakum mini, stirer, tabung Sokhlet, erlenmeyer hisap, fruit dryer, magnetic stirrer, tabung refluks, hingga kertas pengukur pH.

Penyidik turut menyita dua unit CCTV (Xiaomi dan Ezviz), sejumlah ponsel, serta buku catatan tangan milik Natalia yang berisi instruksi teknis pengerjaan laboratorium.

Selain barang bergerak, aset tak bergerak juga masuk dalam daftar penyitaan, yakni tanah dan bangunan Villa The Lavana De’Bale Marcapada seluas 240 meter persegi di Jalan Padat Karya, Saba, Blahbatuh, Gianyar, beserta satu unit mobil Toyota Agya DK 1727 ADT.

Sementara pada perkara Sergei Trashchenko (Nomor 133), barang bukti yang disita lebih terfokus pada paspor, identitas diri, ponsel, dokumen sewa kendaraan, serta resi transaksi keuangan.

Kedua WNA Rusia ini sebelumnya diringkus aparat kepolisian pada awal Maret 2026 di sebuah vila kawasan Blahbatuh yang disinyalir dijadikan tempat peracikan obat-obatan terlarang. Hingga saat ini, proses pembuktian dan pemeriksaan saksi-saksi masih terus bergulir di PN Gianyar. (Tut-Kab).

kabar Lainnya