Ala Ayuning Dewasa 17 September 2026, Subacara Hari Baik Upacara dan Urusan Kerja

Sejumlah rerainan tersebut menjadi pengingat penting bagi umat Hindu di Bali untuk selalu menjaga keseimbangan sekala–niskala serta memperkuat rasa bhakti kepada Sang Pencipta.

KABARBALI.ID – Umat Hindu di Bali selalu berpatokan pada perhitungan ala-ayuning dewasa (hari baik dan buruk) dalam kalender Bali sebelum memulai suatu aktivitas penting, baik kegiatan keagamaan, pembangunan, hingga usaha pertanian dan peternakan.

Berdasarkan perhitungan kalender Bali pada Kamis, 17 September 2026, hari ini memiliki sejumlah dewasa ayu (hari baik) untuk membuka lahan pertanian baru serta memelihara ternak, namun memiliki pantangan (ala) untuk melangsungkan upacara wiwaha (pernikahan) dan pitra yadnya (ngaben).

Dewasa Ayu: Baik untuk Buka Lahan, Ternak, lan Belajar

Beberapa perhitungan hari baik (dewasa ayu) yang jatuh pada Kamis, 17 September 2026 di antaranya:

Dewasa Ala: Hindari Wiwaha, Pitra Yadnya, lan Bangun Rumah

Di sisi lain, krama Bali diimbau untuk memperhatikan beberapa pantangan (dewasa ala) pada hari ini:

  • Carik Walangati, Rangda Tiga, lan Salah Wadi: Tidak baik untuk melangsungkan upacara pernikahan (wiwaha/pawiwahan) serta upacara manusa yadnya lainnya seperti mapendes (potong gigi) dan potong rambut.

  • Rarung Pagelangan lan Salah Wadi: Tidak baik menggelar upacara pitra yadnya seperti penguburan, atiwa-tiwa/ngaben, nyekah, maupun ngasti.

  • Carik Walangati lan Kala Rumpuh: Tidak disarankan untuk membangun rumah atau pindah rumah.

  • Banyu Urug: Tidak baik untuk menggali atau membuat sumur.

  • Pepedan: Hindari membuat peralatan dari bahan besi.

  • Kala Dangu, Kala Siyung, lan Titibuwuk: Tidak disarankan untuk memulai pekerjaan penting, bepergian jauh, atau membuat tangga/banggul. Hari ini juga perlu diwaspadai karena mengandung pengaruh energi buas (Kala Siyung).

Adapun unsur perhitungan wariga lainnya untuk hari ini meliputi Pararasan (Laku Bumi), Pancasuda (Lebu Katiup Angin), Ekajalaresi (Dahat Kingking), serta Pratiti (Separsa). (Kab/Red).

kabar Lainnya