Ala-Ayuning Dewasa Bali 26 Mei 2026: Hari Baik Memelihara Ternak, Tidak Baik untuk Yadnya dan Pertemuan

Memelihara ternak

KABARBALI.ID — Bagi krama Bali, menghitung dan memilih hari baik (padewasan) sebelum memulai suatu pekerjaan merupakan tradisi turun-temurun yang penting guna menyelaraskan energi alam dengan aktivitas manusia.

Berdasarkan perhitungan esoteris Kalender Bali, berikut adalah rincian Ala-Ayuning Dewasa atau indikator hari baik dan hari buruk untuk Selasa, 26 Mei 2026 :

🌟 Indikator Karakter Hari Ini

✅ Dewasa Ayu (Hari Baik Untuk…)

Hari ini sangat baik digunakan untuk sektor agraris (khususnya peternakan), aktivitas belajar, hingga industri kerajinan pande besi:

  • Peternakan & Satwa: Sangat baik untuk mulai memelihara atau mengambil ternak baru (wewalungan) (Kala Upa). Baik juga untuk memasang jaring/tepis, mencari burung (mapikat), serta mulai melatih atau mengajar burung (Kala Tukaran).

  • Pendidikan: Hari yang sangat baik untuk mulai belajar atau menuntut ilmu pengetahuan baru (Dirgahayu).

  • Pertanian & Perkebunan: Baik untuk mengolah sawah atau tegalan (Pamacekan), menanam tebu, mentimun (Dadig Krana), serta membuat terowongan air atau menanam ketela dan umbi-umbian (Kala Luang).

  • Kerajinan Api & Pande Besi: Baik untuk mulai pekerjaan yang menggunakan api seperti membakar genteng, batu bata, keramik, gerabah, serta memproduksi senjata tajam adat (Geni Murub & Gni Rawana Jejepan). Cocok juga untuk membuat benda runcing keperluan pura seperti pengawin, tombak, dan senjata pengider-ider (Macekan Agung).

❌ Alahing Dewasa (Hari Kurang Baik Untuk…)

Karena bertepatan dengan unsur Dina Carik dan Geheng Manyinget, ada beberapa larangan keras untuk aktivitas penting, spiritual, dan arsitektur:

  • Upacara Keagamaan (Yadnya): Sangat tidak baik melaksanakan upacara adat atau yadnya karena diprediksi akan menemui banyak gangguan dalam pelaksanaannya (Geheng Manyinget, Dadig Krana, Pamacekan).

  • Pernikahan (Pawiwahan): Tidak baik untuk melangsungkan upacara perkawinan (Kala Tampak & Rangda Tiga).

  • Organisasi & Sosial: Tidak baik untuk mengadakan pertemuan penting, rapat, berkunjung (simakrama), serta tidak baik melakukan hubungan suami istri/berenggama (Dadig Krana, Kala Suwung).

  • Konstruksi & Rumah: Sangat tidak baik untuk membangun, mengatapi rumah, maupun melakukan upacara pembersihan bangunan (melaspas) (Geni Murub & Gni Rawana Jejepan).

  • Pertanian Tertentu: Tidak baik untuk mulai menanam padi dan jagung (Sampi Gumarang Munggah).

  • Kesehatan: Tidak baik untuk memindahkan orang sakit karena menunjukkan adanya unsur perombakan atau penurunan kondisi (Kala Sudukan).

Secara umum, Dina Carik menegaskan bahwa hari ini kurang ideal dipakai sebagai dewasa ayu untuk urusan-urusan besar yang bersifat krusial dan sakral. Masyarakat disarankan untuk fokus pada aktivitas rutin, pembelajaran, dan perawatan lingkungan sekitar. (Kab).

kabar Lainnya