Turun ke Sekolah di Blahbatuh dan Gianyar, Dayu Surya Mahayastra Pastikan MPLS Bebas Tes Calistung

Bunda PAUD Kabupaten Gianyar Ny. Dr. Ida Ayu Surya Adnyani Mahayastra saat berinteraksi dan membagikan paket tumbler serta kotak makan gratis kepada para siswa baru di SD Negeri 3 Keramas, Blahbatuh. (Foto: Dok. Kominfo Gianyar )

GIANYAR, KABARBALI.ID – Bunda PAUD Kabupaten Gianyar, Ny. Dr. Ida Ayu Surya Adnyani Mahayastra, memulai roadshow monitoring pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah Anak Tahun Ajaran 2026/2027. Langkah ini diambil guna memastikan hari pertama sekolah bagi peserta didik baru berjalan aman, nyaman, dan berpihak pada hak-hak anak.

Pada hari pertama pelaksanaan, Senin (13/7/2026), pemantauan menyasar dua sekolah, yakni SD Negeri 3 Keramas di Kecamatan Blahbatuh dan SD Negeri 4 Abianbase di Kecamatan Gianyar. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen pengawasan yang dijadwalkan menyisir sekolah-sekolah di tujuh kecamatan se-Kabupaten Gianyar.

“Kegiatan MPLS merupakan program Kementerian Pendidikan yang dilaksanakan hingga ke tingkat kabupaten. Monitoring ini bertujuan melihat secara langsung pelaksanaan MPLS di sekolah-sekolah agar benar-benar ramah anak,” ujar Ny. Dr. Ida Ayu Surya Adnyani Mahayastra.

Dalam peninjauannya, istri Bupati Gianyar periode 2018-2023 ini mengaku bangga melihat keceriaan dan kemandirian para siswa baru yang dinilai sangat siap beradaptasi tanpa menunjukkan rasa cemas atau takut di lingkungan barunya. Kondisi positif ini membuktikan bahwa Gerakan Transisi PAUD ke SD yang Menyenangkan sudah berjalan berkesinambungan di Gianyar.

Dayu Surya menjabarkan ada tiga target perubahan mendasar yang wajib dipatuhi pihak sekolah dalam masa transisi ini. Pertama, mengoptimalkan dua minggu pertama sekolah untuk mengenalkan lingkungan tanpa adanya tekanan akademik. Kedua, menghapus sepenuhnya tes membaca, menulis, dan berhitung (calistung) dalam penerimaan siswa baru. Ketiga, fokus membangun enam kemampuan fondasi anak secara holistik, mulai dari nilai agama, kematangan emosi, keterampilan sosial, komunikasi, hingga kemampuan berpikir positif.

“Memasuki sekolah baru merupakan lompatan besar dalam kehidupan seorang anak. Oleh sebab itu, hari-hari pertama di sekolah harus menjadi pengalaman yang menyenangkan sehingga anak datang ke sekolah dengan penuh semangat, merasa aman, nyaman, dan diterima,” tegasnya.

Untuk mendukung sektor pendidikan, Pemkab Gianyar menelurkan sejumlah kebijakan strategis, mulai dari pembagian seragam sekolah gratis bagi seluruh siswa kelas I SD, hingga penggelontoran program rehabilitasi fisik untuk 131 gedung sekolah yang tersebar di wilayah Gianyar. Di sela acara, Bunda PAUD juga menyerahkan bantuan paket berupa tumbler (botol minum), kotak makan, dan tas sekolah gratis sebagai kampanye hidup sehat ramah lingkungan.

Senada dengan hal itu, Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gianyar, I Wayan Mawa, didampingi Kepala SDN 3 Keramas Kadek Marisa Rosalia, S.Pd.SD., dan Kepala SDN 4 Abianbase Desak Ketut Mayadi, S.Pd.SD., mengapresiasi atensi penuh Bunda PAUD.

Pihak dinas memastikan monitoring ini memperkuat pemahaman guru kelas awal untuk menerapkan pembelajaran yang berpihak pada anak. Di tingkat satuan pendidikan, sekolah juga berkomitmen penuh mengunci area belajar yang bebas dari aksi perundungan (bullying) serta segala bentuk kekerasan fisik maupun verbal. (Tut-Kab).

kabar Lainnya