Ala-Ayuning Dewasa Bali Sabtu 18 Juli 2026: Hari Baik Bangun Tempat Suci dan Mulai Usaha, Hindari Upacara Adat Penting

waktu yang tepat untuk membangun tempat suci/ibadah serta membuat lumbung atau dapur (Amerta Dewa, Dewa Ngelayang).

DENPASAR, KABARBALI.ID – Bagi umat Hindu di Bali yang hendak melaksanakan suatu kegiatan, memilih dewasa ayu (hari baik) berdasarkan sistem kalender Bali merupakan hal krusial demi kelancaran acara.

Pada Sabtu, 18 Juli 2026, terdapat kombinasi beberapa indikator ala-ayuning dewasa yang membawa pengaruh positif maupun pantangan tertentu.

Secara garis besar, hari ini sangat baik untuk aktivitas keagamaan dan pembangunan fasilitas suci, namun memiliki banyak larangan untuk pelaksanaan upacara adat besar (gawe ayu) seperti pernikahan atau penguburan jenazah.

Berikut adalah rangkuman lengkap ala-ayuning dewasa untuk Sabtu, 18 Juli 2026:

Aktivitas yang Sangat Baik Dilakukan (Dewasa Ayu):

  • Upacara Keagamaan & Tempat Suci: Sangat baik untuk melaksanakan Panca Yadnya, khususnya Dewa Yadnya dan Pitra Yadnya. Hari ini juga waktu yang tepat untuk membangun tempat suci/ibadah serta membuat lumbung atau dapur (Amerta Dewa, Dewa Ngelayang).

  • Bisnis & Pekerjaan: Waktu yang baik untuk memulai suatu usaha baru, membuat program atau rencana, menyusun peraturan, serta mengangkat atau menunjuk petugas (Amerta Gati, Kala Gotongan, Subacara).

  • Pertanian & Peternakan: Baik untuk bercocok tanam, menanam tumbuhan yang menghasilkan buah, membibit/menanam padi, serta menyimpan padi di lumbung (Amerta Gati, Kajeng Rendetan, Srigati, Srigati Munggah).

  • Pendidikan & Keterampilan: Sangat cocok untuk mulai belajar/berlatih, termasuk mulai belajar menari atau menabuh (Kala Jengking, Subacara).

  • Konstruksi Fisik: Baik untuk membangun tembok pekarangan atau pagar rumah (Kala Dangastra, Sarik Ketah).

  • Kelautan/Perikanan: Baik untuk membuat alat-alat penangkap ikan seperti pancing (kail), jala, jaring, bubu, serta membuat umpan (Kala Caplokan, Kala Dangastra, Kala Jengking).

Aktivitas yang Harus Dihindari (Dewasa Ala / Pantangan):

  • Upacara Adat Besar (Gawe Ayu): Tidak baik untuk memulai pekerjaan penting serta melaksanakan upacara seperti Manusa Yadnya, potong rambut, dan upacara pernikahan/pawiwahan (Kala Dangastra, Kala Jengking, Kala Tampak, Kala Temah, Panca Prawani, Rangda Tiga, Uncal Balung).

  • Pemberkatan Rumah & Api: Tidak baik untuk mengatapi rumah dan melaksanakan upacara melaspas bangunan (Geni Rawana).

  • Penguburan/Kremasi: Tidak baik untuk melakukan aktivitas mengubur atau membakar mayat/jenazah (Kala Gotongan).

  • Pengolahan Tanah: Kurang baik untuk pekerjaan yang berhubungan langsung dengan tanah seperti membajak, bercocok tanam tertentu, atau membuat terowongan (Kala Sor).

  • Kesehatan: Tidak baik untuk memindahkan orang yang sedang sakit karena mengandung unsur perombakan (Kala Sudukan).

  • Transaksi: Tidak diperkenankan untuk meminjam sesuatu barang atau melakukan transaksi jual beli beras (Srigati Munggah).

Hari ini secara umum harus diwaspadai karena mengandung unsur Kala Siyung yang membawa pengaruh buas. Berdasarkan elemen penunjang lainnya, hari ini memiliki karakter Pararasan: Laku Bulan, Pancasuda: Bumi Kepetak, Ekajalaresi: Kinasihaning Jana, dan Pratiti: Separsa. (Kab).

kabar Lainnya