GIANYAR, KABARBALI.ID – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Gianyar kembali menggelar ajang bergengsi Jumpa Bakti Gembira (Jumbara) XI PMR Tingkat Kabupaten Gianyar Tahun 2026. Sebanyak 310 anggota Palang Merah Remaja (PMR) yang berasal dari 19 sekolah lintas jenjang berkumpul di Lapangan Sutasoma, Desa Batuan, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar untuk mengikuti pembukaan resmi pada Kamis (9/7/2026).
Kegiatan berkemah berskala daerah ini dibuka secara resmi oleh Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Gianyar, I Ketut Mudana, yang hadir langsung mewakili Bupati Gianyar. Jumbara XI tahun ini mengusung tema besar “Mewujudkan Relawan PMI yang Terampil dan Mandiri”, dan diproyeksikan berlangsung selama lima hari penuh, terhitung mulai tanggal 8 hingga 12 Juli 2026.
Ketua PMI Kabupaten Gianyar, Ni Made Ratnadi, memaparkan bahwa Jumbara merupakan ruang strategis untuk mempererat tali persaudaraan sekaligus meng-upgrade kapasitas serta keterampilan taktis para relawan remaja.
Di sisi lain, Ketua Panitia Jumbara XI PMR, I Wayan Mawa, merincikan sebaran peserta yang terlibat. Dari total 310 partisipan, komposisi terdiri dari 30 anggota PMR Mula (tingkat SD) dari 5 sekolah, 200 anggota PMR Madya (tingkat SMP) dari 10 sekolah, serta 80 anggota PMR Wira (tingkat SMA/SMK) dari 4 sekolah. Jumbara ini diharapkan mampu memantik kembali esensi nilai gotong royong dan solidaritas di kalangan generasi muda Gianyar.
I Ketut Mudana menyampaikan apresiasi tinggi atas konsistensi PMI dalam membidani lahirnya generasi yang peka sosial. Guna memperkuat fondasi moral peserta, Mudana mengajak para anggota PMR untuk mengimplementasikan nilai-nilai kearifan lokal kebersamaan Bali, yakni menyama braya, yang diselaraskan dengan gerakan “Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat”.
“Kita ingin membiasakan anak-anak untuk disiplin bangun pagi, menjaga kebersihan lingkungan, rajin beribadah, berolahraga secara teratur, gemar belajar, mengonsumsi makanan sehat bergizi, aktif dalam bermasyarakat, serta membiasakan diri untuk tidur lebih awal,” urai Mudana. (Tut-Kab).