Bentengi Desa Adat dari Bahaya Narkoba, Bupati Made Satria Buka Sosialisasi P4GN di Banjarangkan

Bupati Klungkung I Made Satria membuka sosialisasi P4GN bagi Bendesa Adat se-Kecamatan Banjarangkan di Balai Banjar Pagutan

KLUNGKUNG, KABARBALI.ID – Komitmen Pemerintah Kabupaten Klungkung dalam memberantas peredaran barang haram narkotika hingga ke akar rumput terus digencarkan.

Langkah ini diwujudkan dengan memperkuat peran tokoh adat sebagai benteng pertahanan pertama di lingkungan wilayah parahyangan, pawongan, dan palemahan desa adat.

Bupati Klungkung, I Made Satria, secara resmi membuka kegiatan Sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) yang menyasar para bendesa adat se-Kecamatan Banjarangkan. Acara tersebut dipusatkan di Balai Banjar Pagutan, Desa Adat Banjarangkan, Klungkung, Selasa (19/5/2026).

Agenda strategis yang diinisiasi oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Klungkung ini diikuti oleh puluhan bendesa adat, perbekel (kepala desa), serta unsur prajuru desa adat se-Kecamatan Banjarangkan.

Dalam arahannya, Bupati I Made Satria mengungkapkan bahwa Pemkab Klungkung sejauh ini telah menjalin sinergi intim dengan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Klungkung lewat peluncuran program unggulan Desa Bersih Narkoba (Desa Bersinar). Hingga tahun 2026 ini, tercatat sudah ada 11 desa/kelurahan di Bumi Serombotan yang menyandang status sebagai Desa Bersinar.

Gandeng Bendesa Deteksi Dini Kerawanan Wilayah

Bupati Made Satria tidak menampik bahwa salah satu indikator utama penunjukan status Desa Bersinar didasarkan pada tingkat kerawanan wilayah tersebut terhadap peredaran narkoba.

Oleh sebab itu, peran aktif tokoh adat dinilai sangat krusial.

Salah satu kriteria desa ditetapkan sebagai Desa Bersinar karena memiliki peta kerawanan terhadap narkoba.

“Untuk itu, saya sangat berharap kepada jero bendesa sareng sami (semua), dengan diberikannya pembekalan pengetahuan tentang bahaya narkoba ini, selanjutnya agar ikut bergerak bersama-sama melakukan aksi pencegahan di wilayahnya masing-masing,” harap Bupati Made Satria. (Sta-Kab).

kabar Lainnya