KLUNGKUNG, KABARBALI.ID – Akselerasi mutu pendidikan di Bumi Serombotan terus dipacu agar adaptif terhadap dinamika era digital. Wakil Bupati Klungkung sekaligus Ketua PGRI Kabupaten Klungkung, Tjokorda Gde Surya Putra (Tjok Surya), secara resmi membuka Seminar Pendidikan bertajuk “Implementasi STEM dalam Pembelajaran” yang berpusat di Ruang Rapat SMA Negeri 2 Semarapura, Selasa (19/5/2026).
Perhelatan akademis ini digelar secara hybrid (gabungan tatap muka langsung dan daring) dengan melibatkan perwakilan guru dari seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Klungkung. Langkah inovatif ini diambil sebagai komitmen kolektif dalam mendongkrak kualitas pendidikan dasar hingga menengah melalui adopsi metode pembelajaran berbasis STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics).
Dalam poin arahannya, Wabup Tjok Surya menggarisbawahi bahwa profesionalisme dan peningkatan kompetensi tenaga pendidik mutlak diperlukan di tengah gempuran teknologi modern. Guru dituntut tidak hanya mentransfer ilmu konvensional, melainkan kudu mampu menciptakan ekosistem belajar yang kreatif dan interaktif.
Selain urusan kecerdasan kognitif di bidang sains dan teknologi, tokoh puri ini juga menyelipkan pesan krusial mengenai krisis lingkungan ekologis lokal. Beliau mengingatkan para guru untuk secara aktif menyisipkan edukasi tata kelola pengolahan sampah dan pelestarian alam ke dalam kurikulum pembelajaran harian demi mencetak karakter generasi muda yang peka lingkungan.
“Saya menaruh harapan besar agar para guru di Klungkung mampu memposisikan diri sebagai teladan sekaligus motor penggerak pendidikan yang berkualitas. Harus adaptif terhadap lonjakan teknologi, namun di sisi lain tetap mampu menyuntikkan kesadaran serta kepedulian lingkungan secara konsisten kepada para siswa,” tegas Tjok Surya.
Maksud mendalam di balik kegiatan ini dijabarkan oleh Ketua Panitia Seminar, A.A Istri Intan Sukma Pratiwi. Dalam laporan resminya, ia memaparkan bahwa seminar ini didesain sebagai ruang refleksi bersama untuk merekatkan tali solidaritas antar-guru, memperluas cakrawala wawasan tenaga pendidik, serta mematangkan kompetensi profesional guru pasca-pandemi.
Guna mengupas tuntas formulasi dan modul aplikasi STEM di dalam kelas, panitia menghadirkan pakar pendidikan mumpuni, Ni Made Risa Kusadi, S.E., M.Pd, sebagai narasumber utama yang membedah peta jalan implementasi praktis STEM di lingkungan sekolah. (Sta-Kab).