BPK Audit Badung Selama 35 Hari! Sektor Pariwisata hingga PDAM Tirta Mangutama Jadi Sorotan

Bupati Wayan Adi Arnawa dan Wabup Bagus Alit Sucipta menerima Tim BPK RI Perwakilan Provinsi Bali dalam rangka Entry Meeting Pemeriksaan BPK Semester II Tahun 2026, di Ruang Kriya Gosana, Puspem Badung, Rabu (2/9).

BADUNG, KABARBALI.ID –  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung resmi menerima kedatangan Tim Pemeriksa Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Bali dalam rangka Entry Meeting Pemeriksaan BPK Semester II Tahun 2026 di Ruang Kriya Gosana, Puspem Badung, Rabu (2/9/2026).

Pertemuan tersebut menandai dimulainya rangkaian audit kepatuhan dan efektivitas terhadap sejumlah program prioritas daerah di Kabupaten Badung selama 35 hari kalender, terhitung sejak 31 Agustus hingga 4 Oktober 2026.

Kedatangan tim BPK Perwakilan Bali yang dipimpin Kabid Pemeriksaan Bali I, Ikhsan Aprian, diterima langsung oleh Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa, didampingi Wakil Bupati Bagus Alit Sucipta dan Sekda Badung IB. Surya Suamba.

Tiga Fokus Utama Pemeriksaan 35 Hari Kalender

Dalam pemaparannya, Ikhsan Aprian menjelaskan bahwa proses audit pendahuluan ini terbagi ke dalam tiga agenda besar yang menyasar sektor-sektor krusial Pemkab Badung.

Agenda pertama mencakup pemeriksaan kepatuhan penyelenggaraan penataan ruang guna mendukung ketahanan energi, ketahanan pangan, dan prioritas nasional tahun 2024 hingga semester I 2026. Agenda kedua berfokus pada efektivitas penyelenggaraan kepariwisataan di kawasan strategis nasional dan daerah untuk menopang pertumbuhan ekonomi tahun 2025 sampai semester I 2026.

“Dan yang ketiga, efektivitas peran Pemerintah Kabupaten Badung dan pengelolaan Perumda Air Minum Tirta Mangutama dalam mendukung penyediaan layanan air minum tahun 2025 sampai dengan semester I tahun 2026,” jelas Ikhsan.

Komitmen Transparansi dan Instruksi Kooperatif Bagi Seluruh OPD

“Tentu harapan kita nanti ada satu hasil yang mana bisa dijadikan sebagai satu pedoman buat kami di Pemkab Badung untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, khususnya dalam tiga hal tadi itu,” ujar Adi Arnawa, Rabu (2/9/2026).

Demi kelancaran proses evaluasi tersebut, Adi Arnawa secara tegas menginstruksikan seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta jajaran Direksi Perumda Air Minum Tirta Mangutama untuk bersikap terbuka dan kooperatif selama tim auditor BPK menjalankan tugasnya. (Gus-Kab).

kabar Lainnya