Cek Sebelum Beraktivitas! Ini Kalender Ala-Ayuning Dewasa Sabtu 31 Oktober 2026: Banyak Pantangan Upacara Yadnya

KABARBALI.ID – Bagi umat Hindu di Bali yang berencana melangsungkan berbagai kegiatan penting pada akhir pekan ini, penting untuk menyimak petunjuk Ala-Ayuning Dewasa (baik buruknya suatu hari) berdasarkan Wariga.

Untuk hari Sabtu, 31 Oktober 2026, terdapat sejumlah perpaduan unsur hari baik (dewasa ayu) maupun pantangan (carik/kala) yang perlu diperhatikan agar setiap kegiatan dapat berjalan lancar dan terhindar dari hal-hal negatif.

Berikut adalah rincian lengkap petunjuk Ala-Ayuning Dewasa pada tanggal 31 Oktober 2026:

1. Dewasa Kurang Baik / Pantangan (Larangan Utama)

  • Salah Wadi (Alahing Dewasa 3): Tidak baik untuk melaksanakan Manusa Yadnya (seperti wiwaha atau pernikahan, mapendes, potong rambut, dll.) maupun Pitra Yadnya (penguburan, atiwa-tiwa/ngaben, nyekah, ngasti, dan sejenisnya).

  • Carik Walangati (Alahing Dewasa 3): Tidak baik untuk melakukan pernikahan/wiwaha, atiwa-tiwa/ngaben, serta membangun rumah.

  • Kala Dangu (Alahing Dewasa 3): Tidak baik untuk memulai suatu pekerjaan baru, pindah tempat tinggal, ataupun melakukan perjalanan jauh.

  • Gagak Anungsang Pati (Alahing Dewasa 2): Tidak baik untuk melaksanakan upacara membakar mayat atau atiwa-tiwa.

  • Kajeng Uwudan (Alahing Dewasa 2): Tidak baik untuk melakukan aktivitas menanam maupun memetik hasil tanaman.

  • Ratu Megambahan (Alahing Dewasa 2): Tidak baik untuk membuat peraturan-peraturan, menyusun rencana besar, maupun mengangkat petugas atau pejabat baru.

2. Dewasa Baik untuk Aktivitas Tertentu

  • Srigati & Srigati Turun (Alahing Dewasa 4): Sangat baik untuk menyimpan padi di lumbung, menurunkan padi dari lumbung, membibit atau menanam padi, menanam kelapa, mengaturkan yadnya di lumbung, hingga mulai membuat barang dagangan.

  • Kala Gotongan (Alahing Dewasa 4): Baik untuk memulai suatu usaha atau bisnis. Namun, tidak baik untuk mengubur atau membakar mayat.

  • Jiwa Menganti (Alahing Dewasa 3): Baik untuk memulai bercocok tanam dan merintis suatu usaha.

  • Pepedan (Alahing Dewasa 3): Baik untuk membuka lahan pertanian baru. (Catatan: Tidak baik untuk membuat peralatan dari besi).

  • Pamacekan & Dadig Krana (Alahing Dewasa 2): Baik untuk mengerjakan sawah/tegal, membuat tombak penangkap ikan, menanam tebu, serta mentimun. (Catatan Dadig Krana: Tidak baik untuk upacara yadnya, rapat, atau berenggama).

3. Karakter Hari dan Pengaruh Pendukung

  • Pararasan (Laku Bulan): Cepat mengerti, pandai, segala macam pekerjaan bisa dikerjakan, dicintai masyarakat, luas budinya, serta mudah meraih kehidupan yang senang.

  • Pancasuda (Bumi Kepetak): Melambangkan keteguhan dan ketulusan.

  • Ekajalaresi (Manggih Suka): Membawa peruntungan dan kebahagiaan.

  • Pratiti (Wedana): Menjadi panduan spiritual harian.

Secara keseluruhan, hari Sabtu (31/10/2026) sangat mendukung aktivitas di bidang pertanian, perniagaan, serta penyimpanan hasil bumi. Namun, bagi masyarakat yang berencana melaksanakan upacara besar seperti pernikahan maupun ngaben, diimbau untuk menunda dan mencari hari baik (dewasa ayu) lainnya demi kelancaran upacara. (Kab/Red).

kabar Lainnya