DENPASAR, KABARBALI.ID – Pemerintah Kota Denpasar terus memperluas jaringan diplomasi internasional demi mendongkrak sektor ekonomi dan pariwisata. Terbaru, Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, menerima kunjungan kehormatan (courtesy call) dari Wakil Direktur Kantor Urusan Luar Negeri Kota Guangzhou, Provinsi Guangdong, Tiongkok, Lei Weiju, di Denpasar, Senin (18/5/2026).
Pertemuan strategis tersebut menjadi ajang urun remuk mendalam mengenai penjajakan peluang kerja sama bilateral antara Pemkot Denpasar dengan Pemerintah Republik Rakyat Tiongkok (RRT). Adapun sektor potensial yang dibidik meliputi industri pariwisata, ekonomi kreatif (ekraf), pelestarian budaya, bisnis, hingga sektor pendidikan.
Wali Kota Jaya Negara menegaskan, Pemkot Denpasar saat ini memang sedang gencar membuka keran kolaborasi global dengan berbagai kota maju di dunia (global city networking) sebagai langkah taktis pengembangan program pembangunan berkelanjutan di Ibu Kota Provinsi Bali ini.
Salah satu poin krusial yang mengemuka dalam pertemuan tersebut adalah rencana pembentukan hubungan kota kembar atau sister city. Jaya Negara menilai, Tiongkok memiliki beberapa kota dengan kemajuan ekraf dan budaya yang sangat relevan untuk diadopsi oleh Denpasar.
“Peluang kerja sama dengan Tiongkok dalam bentuk sister city dengan salah satu kotanya adalah hal yang sangat rasional untuk direalisasikan. Kita bisa memprioritaskan penjajakan dengan kota yang memiliki karakteristik serta visi-misi yang sama dengan Kota Denpasar agar proses adaptasi dan implementasi kerja samanya nanti lebih mudah,” ungkap Jaya Negara.
Bak gayung bersambut, Wakil Direktur Kantor Urusan Luar Negeri Kota Guangzhou, Lei Weiju, melemparkan sinyal hijau. Ia langsung menawarkan Kota Guangzhou sebagai kandidat utama yang paling siap untuk menjalin hubungan sister city dengan Denpasar.
Sebagai informasi, Guangzhou merupakan ibu kota sekaligus kota terbesar di Provinsi Guangdong, Tiongkok Selatan, yang dikenal sebagai salah satu pusat perdagangan, pelabuhan utama, dan hub ekonomi kreatif internasional.
“Terima kasih atas sambutan luar biasa dari Bapak Wali Kota Denpasar. Kota Guangzhou adalah kota terbesar di Guangdong. Kami sangat berharap jalinan kerja sama sister city ini bisa segera ditandatangani karena diyakini akan membawa dampak linier yang sangat baik bagi kedua belah pihak,” tutur Lei Weiju optimis.
Lei Weiju menambahkan, jika jalinan kerja sama resmi ini berhasil disepakati, pintu gerbang bagi peningkatan arus kunjungan wisatawan asal Tiongkok menuju Kota Denpasar akan terbuka semakin lebar. Sebaliknya, kerja sama ini juga membuka transfer teknologi dan pengetahuan dalam tata kelola pembangunan kota modern bagi Denpasar.
“Kami sangat optimis pertemuan awal ini akan membuahkan kesepakatan konkret yang saling menguntungkan. Untuk itu, kami akan menunggu langkah teknis selanjutnya dari Pemkot Denpasar,” pungkasnya. (Irw-Kab).