Dewa Gede Alit Mudiarta (Petahana) Calon Tunggal Ketua Umum KONI Gianyar Periode 2026–2030

Calon Tunggal KONI Gianyar. I Dewa Gede Alit Mudiarta saat menyerahkan berkas persyaratan kepada Panitia Musorkab KONI Gianyar. Hingga penutupan pendaftaran pada Minggu (12/7/2026)

GIANYAR, KABARBALI.ID – Bursa pemilihan nakhoda baru Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Gianyar tampaknya berjalan mulus tanpa riak kompetisi yang ketat. Hingga batas akhir pendaftaran bakal calon Ketua Umum KONI Gianyar Masa Bakti 2026–2030 pada Minggu (12/7/2026) pukul 12.00 WITA, hanya ada satu nama tunggal yang resmi menyerahkan berkas pendaftaran, yaitu sang petahana, I Dewa Gede Alit Mudiarta.

Ketua Panitia Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) KONI Gianyar, I Made Purwita, mengonfirmasi bahwa hingga detik-detik terakhir penutupan loket pendaftaran, tidak ada figur lain yang mengajukan diri untuk menantang ketua umum periode 2022–2026 tersebut.

“Hingga penutupan pendaftaran hari ini pukul 12.00 WITA, hanya satu orang yang mendaftar sebagai bakal calon Ketua Umum KONI Kabupaten Gianyar Masa Bakti 2026–2030, yaitu I Dewa Gede Alit Mudiarta,” terang Made Purwita.

Meski hanya diikuti oleh calon tunggal, panitia menegaskan bahwa seluruh proses mekanisme pemilihan akan tetap berjalan ketat sesuai dengan regulasi dan tahapan yang telah ditetapkan. Berdasarkan jadwal, tahapan berikutnya meliputi pengembalian formulir pendaftaran pada 14–17 Juli 2026, proses verifikasi berkas pada 20–31 Juli 2026, penetapan calon resmi pada 3 Agustus 2026, dan puncaknya adalah pelaksanaan Musorkab pada 10 Agustus 2026 mendatang.

Syarat Ketat Pemilihan dan Guyuran Dukungan Cabor

Untuk diketahui, regulasi Musorkab menetapkan sejumlah kriteria ketat bagi siapa pun yang ingin memimpin KONI Gianyar. Di antaranya wajib memiliki KTP elektronik Gianyar, berdomisili setempat, serta pernah atau sedang aktif menjadi pengurus harian Cabang Olahraga (Cabor) tingkat kabupaten atau pengurus harian KONI Gianyar minimal selama satu tahun berjalan. Calon juga wajib mengantongi dukungan tertulis minimal 20 persen dari total cabor anggota KONI Gianyar yang sah, dengan catatan dukungan bersifat final dan gugur jika terjadi dukungan ganda.

Dominasi Alit Mudiarta dalam bursa kali ini dinilai wajar mengingat rekam jejak kepemimpinannya mendapat rapor hijau dari para pengurus cabor di bawahnya. Salah satu dukungan terbuka datang dari Ketua Umum Muaythai Kabupaten Gianyar, I Wayan Rutawan. Ia mengaku telah menandatangani surat dukungan resmi karena menilai petahana sangat disiplin secara administrasi.

“Tata kelola organisasi di bawah beliau sangat rapi sehingga program pembinaan atlet berjalan konsisten. Hasilnya nyata, perolehan medali Gianyar pada Porprov Bali terus melonjak hingga kita mampu menembus peringkat tiga besar pada Porprov 2025 meski bukan bertindak sebagai tuan rumah. Sinergi KONI dengan Dispora Gianyar dalam ajang Porjar Bali juga sukses mendongkrak medali secara signifikan,” puji Rutawan.

Komitmen Tingkatkan Prestasi dan Bidik Usia Dini

Mendapat modal kepercayaan penuh dari insan olahraga bumi seni, I Dewa Gede Alit Mudiarta menegaskan komitmennya untuk langsung tancap gas melanjutkan program-program strategis yang belum tuntas.

Jika nanti resmi dikukuhkan kembali memimpin KONI Gianyar untuk periode kedua, fokus utamanya adalah memperkuat sistem pembinaan atlet sejak usia dini secara berkelanjutan, menaikkan kelas kualitas sumber daya manusia (SDM) keolahragaan, serta mempererat kerja sama taktis dengan pemerintah daerah maupun seluruh pengurus cabor.

“Prestasi luar biasa yang sudah diraih kemarin bukan membuat kita berpuas diri, melainkan menjadi motivasi untuk bekerja lebih keras lagi. Ke depan, fokus kami adalah membangun manajemen organisasi yang semakin profesional serta mengantarkan olahraga Gianyar meraih podium yang lebih tinggi melalui semangat kebersamaan seluruh insan olahraga,” pungkas Dewa Gede Alit Mudiarta. (Tut-Kab).

kabar Lainnya