BULELENG, KABARBALI.ID – Musim panen cengkih di Kabupaten Buleleng diwarnai aksi kejahatan. Nasib apes menimpa seorang petani di Banjar Dinas Bukit Telu, Desa Bengkel, Kecamatan Busungbiu, Buleleng. Puluhan kilogram cengkih kering hasil panennya raib digondol maling saat rumah dalam kondisi kosong, Minggu (26/7/2026).
Tidak hanya cengkih, pelaku pencurian yang memanfaatkan kelengaian pemilik rumah juga mengembat satu unit telepon genggam merek Oppo A3x yang sedang diisi daya (charger). Total kerugian yang dialami korban diperkirakan mencapai Rp 6 juta.
Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz, seizin Kapolres Buleleng AKBP Ruzi Gusman menjelaskan bahwa peristiwa pencurian tersebut baru diketahui korban sekitar pukul 12.00 WITA. Saat kejadian, korban bersama istrinya tengah berada di kebun untuk memetik cengkih.
“Aksi pencurian diketahui saat istri korban pulang lebih dahulu ke rumah untuk makan siang. Namun, setibanya di lokasi, pintu depan rumah ditemukan sudah dalam keadaan terbuka,” ujar Iptu Yohana, Rabu (29/7/2026).
Merasa curiga, sang istri langsung memeriksa bagian dalam rumah. Naas, puluhan kilogram cengkih yang disimpan rapat di dalam kamar telah lenyap.
“Saat memeriksa isi rumah, mendapati 45 kilogram cengkih kering yang disimpan di sudut kamar telah hilang, beserta sebuah ponsel yang sedang diisi daya,” kata Iptu Yohana menambahkan.
Berdasarkan hasil pengumpulan keterangan awal oleh pihak kepolisian, korban sebenarnya sempat meminta anaknya untuk menjaga rumah sebelum bertolak ke kebun. Namun, sang anak kemudian pergi keluar untuk bermain sehingga rumah ditinggalkan tanpa pengawasan.
Mendapat informasi kejadian tersebut, personel Polsek Busungbiu langsung meluncur ke tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan. Kendati demikian, hingga kini pihak korban belum membuat laporan polisi secara resmi.
Menanggapi maraknya potensi kerawanan selama musim panen, pihak kepolisian mengimbau warga, khususnya para petani, untuk meningkatkan kewaspadaan ekstra terhadap hasil bumi mereka.
“Polisi mengimbau masyarakat, terutama para petani yang tengah memasuki musim panen, agar tidak meninggalkan rumah maupun hasil panen tanpa pengawasan guna mencegah terjadinya tindak kejahatan,” tegas Kasi Humas Polres Buleleng. (Kar-Kab).