KLUNGKUNG, KABARBALI.ID – Pemerintah Kabupaten Klungkung mengalokasikan anggaran belanja modal sebesar Rp 407 miliar dalam APBD Tahun Anggaran 2026.
Angka ini melonjak hampir tiga kali lipat dibandingkan alokasi tahun 2025 yang sebesar Rp 141 miliar.

Peningkatan belanja modal tersebut diprioritaskan untuk mengakselerasi pembangunan infrastruktur dasar dan pelayanan publik, dengan fokus utama di wilayah Kepulauan Nusa Penida.
Bupati Klungkung, I Made Satria, menegaskan bahwa lonjakan anggaran fisik ini merupakan bentuk keberpihakan pemerintah daerah untuk memeratakan pembangunan, meski di tengah tantangan penurunan Transfer ke Daerah (TKD) dan pemenuhan belanja gaji PPPK.

“Melalui APBD Tahun 2026, kami berupaya menghadirkan pembangunan yang lebih merata, khususnya bagi masyarakat Nusa Penida. Infrastruktur jalan, pendidikan, kesehatan, hingga air bersih menjadi prioritas utama,” tegas Bupati Satria, Kamis (6/8/2026).
Pada sektor konektivitas, Pemkab Klungkung menggelontorkan anggaran untuk belasan proyek jalan strategis.
Di antaranya peningkatan Jalan Sampalan–Toyapakeh senilai Rp51,92 miliar, Jalan Suana–Pejukutan–Pelilit–Atuh sebesar Rp15 miliar, Jalan Lingkar Ceningan Rp12 miliar, hingga akses menuju Broken Beach sebesar Rp7 miliar.
Selain jalan, sektor fasilitas publik juga menyedot anggaran besar, seperti pembangunan Pasar Mentigi Nusa Penida senilai Rp47,83 miliar, pengembangan jaringan air bersih di Desa Pejukutan Rp15 miliar, serta peningkatan sarana SD dan SMP senilai Rp7,92 miliar.
Secara keseluruhan, nilai kegiatan fisik prioritas di Nusa Penida menembus lebih dari Rp 200 miliar.
Tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, Pemkab Klungkung juga mengalokasikan lebih dari Rp46 miliar untuk pembiayaan BPJS Kesehatan serta lebih dari Rp3 miliar untuk BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja rentan.
“Pembangunan ini merupakan investasi jangka panjang. Infrastruktur yang baik akan memperlancar mobilitas, meningkatkan akses layanan dasar, memperkuat ekonomi lokal, sekaligus mendukung destinasi wisata di Nusa Penida,” tutup Bupati Satria. (Sta-Kab).