KABARBALI.ID – Bagi krama Bali, memperhitungkan tata cara hari baik (ala-ayuning dewasa) sebelum memulai suatu aktivitas atau upacara keagamaan merupakan tradisi luhur yang terus dijaga secara turun-temurun. Berdasarkan kalender Bali, Jumat (Sukra), 24 Juli 2026 (Sasih Karo) memiliki sejumlah perhitungan dewasa yang dapat dijadikan acuan dalam beraktivitas.
Hari ini dipengaruhi oleh Pararasan Laku Surya, Pancasuda Tunggak Semi, Ekajalaresi Werdi Putra, serta Pratiti Awidya.
Secara garis besar, Jumat 24 Juli 2026 sangat mendukung aktivitas pembukaan lahan baru, pembuatan alat musik tradisional, hingga ritual pembersihan diri. Namun, terdapat pantangan keras (pantangan ala) untuk menggelar upacara manusa yadnya seperti pernikahan (pawiwahan) maupun pitra yadnya (ngaben).
Berikut rincian perhitungan Ala-Ayuning Dewasa Bali pada Jumat, 24 Juli 2026:
Dasa Amerta: Hari yang sangat baik untuk melangsungkan upacara pembersihan diri (melukat/pembersehan).
Dewasa Tanian & Pepedan: Baik untuk mengawali usaha di bidang pertanian serta membuka lahan atau kebun baru.
Asuajeg Turun: Sangat baik untuk menanam padi, kacang-kacangan, sirih, berburu, serta membuat alat bunyi-bunyian seperti kentongan, gamelan, dan genta.
Kala Buingrau & Kala Jangkut: Baik untuk menebang kayu, membuat perangkap ikan (bubu), serta membuat jaring, pencar, maupun senjata/alat pelindung.
Taliwangke: Baik untuk memasang tali penghambat di sawah/kebun, memperbaiki pagar, dan membuat tali pengikat benda mati.
Salah Wadi & Rangda Tiga: Sangat tidak baik untuk menggelar upacara Manusa Yadnya (seperti pernikahan/wiwaha, potong gigi/mapendes, potong rambut) serta Pitra Yadnya (penguburan, ngaben, nyekah, ngasti).
Pati Paten & Kala Temah: Tidak direkomendasikan untuk memulai segala jenis karya besar atau yadnya.
Kala Sor: Tidak baik untuk pekerjaan yang berhubungan langsung dengan tanah, seperti membajak sawah, bercocok tanam langsung, atau membuat terowongan.
Kajeng Lulunan: Tidak baik untuk membuat kerajinan sok (bakul) dan sejenisnya.
Kala Buingrau (Pantangan Bangunan): Tidak disarankan untuk mulai mendirikan atau mengatapi rumah.
(Kab).