Kejar Target Pendapatan Daerah, Bupati Satria “Sidak” Beach Club dan Villa Mewah di Nusa Penida

Bupati Klungkung I Made Satria pantau langsung objek pajak di Nusa Penida termasuk Beach Club dan Villa

NUSA PENIDA, KABARBALI.ID – Pemerintah Kabupaten Klungkung melakukan langkah konkret dalam memperkuat pundi-pundi pendapatan daerah.

Bupati Klungkung, I Made Satria, turun langsung melakukan pengawasan intensif terhadap sejumlah objek pajak potensial di wilayah Kecamatan Nusa Penida, Senin (11/5/2026) sore.

Langkah ini diambil untuk memastikan pesatnya pertumbuhan pariwisata di kawasan pesisir Nusa Penida berjalan beriringan dengan kontribusi nyata para pelaku usaha terhadap pembangunan daerah.

Sasar Objek Pajak Kelas Atas

Dalam peninjauan lapangan tersebut, Bupati Satria didampingi Wakil Bupati Klungkung, Tjokorda Gde Surya Putra, serta Kepala Kanwil DJP Bali, Darmawan. Rombongan menyasar tiga titik usaha besar yang menjadi motor ekonomi di Nusa Penida, yakni Orca Beach Club, The MG Villa and Spa, serta Maruti Beach Club.

Bupati I Made Satria menegaskan bahwa kunjungan ini bukan semata-mata bentuk pengawasan kaku, melainkan langkah kolaboratif untuk memberikan edukasi kepada para pemilik usaha.

“Nusa Penida adalah magnet pariwisata Klungkung. Kita ingin memastikan bahwa pertumbuhan usaha yang pesat di sini berbanding lurus dengan kontribusi terhadap daerah melalui pajak,” ujar Bupati Satria di sela-sela peninjauan.

Pajak untuk Pembangunan Infrastruktur

Bupati menambahkan, optimalisasi pajak sangat krusial karena dana tersebut akan dikembalikan kepada masyarakat dalam bentuk manfaat nyata. “Hasil pajak ini nantinya akan kembali lagi ke masyarakat dalam bentuk pembangunan infrastruktur dan fasilitas publik yang lebih baik,” tegasnya.

Senada dengan Bupati, Kepala Kanwil DJP Bali, Darmawan, mengapresiasi langkah proaktif Pemkab Klungkung. Pihaknya menyatakan siap memberikan dukungan teknis dan sinkronisasi data guna menciptakan sistem perpajakan yang lebih transparan.

Sinergi antara otoritas pajak dan pemerintah daerah ini diharapkan mampu menggali potensi pajak yang belum tergarap maksimal sekaligus meningkatkan kesadaran wajib pajak akan pentingnya pelaporan yang akurat demi keberlanjutan pembangunan di Bumi Serombotan. (Sta-Kab).

kabar Lainnya