DENPASAR, KABARBALI.ID – Penanganan ancaman narkotika kini tak lagi hanya berpusat pada penindakan hukum secara represif. Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali menggebrak dengan pendekatan baru yang menyasar gaya hidup dan budaya populer (pop culture) masyarakat lewat olahraga lari.
Menggandeng MK Skin serta Managemen Hore, BNNP Bali menggelar aksi Road to Bersinarun Rave 2026 di area Car Free Day (CFD) Lapangan Nitimandala Renon, Denpasar. Aksi ini bertujuan mengajak masyarakat Bali memperkuat proteksi diri dan lingkungan dari bahaya narkotika lewat gaya hidup sehat.
Inisiatif terobosan ini digagas langsung oleh Kepala BNNP Bali, Brigjen Pol. Dr. Putu Putera Sadana, S.I.K., M.Hum., M.M., sebagai bagian dari strategi pencegahan yang transformatif, interaktif, serta relevan bagi generasi muda.
Brigjen Pol. Putu Putera Sadana menegaskan bahwa pencegahan penyalahgunaan narkoba harus melekat dengan keseharian masyarakat. Kampanye Bersinarun Rave 2026 diposisikan sebagai wadah perang melawan narkoba demi kemanusiaan dengan balutan festival olahraga yang aman dan menyenangkan.
Puncak ajang lari bertema festive ini dijadwalkan bakal menghentak kawasan Kebon Vintage Cars, Gianyar, pada 17 Oktober 2026 mendatang.
Ajakan Menjaga Keluarga lan Lingkungan
Melalui ajang Road to Bersinarun Rave ini, jajaran BNNP Bali bersama mitra merangkul krama Bali, khususnya generasi muda dan keluarga, untuk menyatukan barisan melawan peredaran gelap narkotika secara kolektif. (Irw-Kab).