

BADUNG, KABARBALI.ID – Aksi dugaan penipuan dengan modus hipnotis yang melibatkan warga negara asing (WNA) menyasar sebuah gerai toko sosis di Desa Darmasaba, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung.
Dalam aksinya, pelaku berpura-pura ingin melihat pecahan uang kertas Rp 100 ribu di dalam laci kasir hingga membuat korban tak sadarkan diri dan menyerahkan sejumlah uang.
Karyawan toko bernama Indah membeberkan, peristiwa tersebut terjadi pada Senin (7/9/2026) malam sekitar pukul 19.00 WITA. Pelaku merupakan seorang pria asing yang datang bersama seorang wanita menggunakan mobil pribadi berwarna hitam.
“Awalnya saya ke depan mau nambahin stok, habis itu ada yang datang belanja banyak naik mobil hitam. Dia orangnya, terus bayar sambil nunjukin dompetnya,” ujar Indah, Rabu (9/9/2026).
Indah mengungkapkan, saat hendak bertransaksi, pria asing yang fasih berbahasa Indonesia tersebut secara tiba-tiba meminta diperlihatkan lembaran uang kertas pecahan Rp 100 ribu yang tersimpan di dalam mesin kasir.
Tanpa curiga, korban yang dalam kondisi terpengaruh dan linglung menuruti permintaan pelaku dengan membuka serta memperlihatkan seluruh isi laci kasir.
“Dia minta lihat uang seratusan yang di dalam laci. Saya kasih lihat terus kayak bingung gitu antara sadar enggak sadar. Bule itu lancar bahasa Indonesia, dia sempat disuruh pelanggan lain tukar uang ke bank juga,” kata Indah.
Setelah kedua pelaku meninggalkan lokasi, seorang pelanggan pria sempat memeringatkan korban agar segera memeriksa ulang sisa uang tunai di dalam laci kasir.
Namun, korban baru menyadari uang tunai berkurang Rp 200 ribu saat melakukan rekapitulasi penutupan toko pada pukul 21.00 WITA. Mengetahui hal tersebut, korban langsung melapor kepada pemilik toko.
Pemilik toko langsung memeriksa rekaman Closed Circuit Television (CCTV) guna memastikan kronologi kejadian sekaligus mengunggah rekaman tersebut ke media sosial sebagai bentuk imbauan kewaspadaan bagi pemilik usaha lain di kawasan Badung.
“Pemilik toko nyuruh lebih hati-hati saja dan langsung cek CCTV di toko. Kejadiannya dua hari lalu sekitar jam tujuh malam lewat dan ini baru pertama kali terjadi di sini,” tambah Indah.
Aksi penipuan modus hipnotis yang sempat viral di media sosial ini kini tengah mendapat perhatian dari pihak kepolisian. Pemilik toko dilaporkan telah dihubungi oleh petugas untuk dimintai keterangan lebih lanjut.
Kapolsek Mengwi Kompol Anak Agung Gede Rai Darmayasa mengonfirmasi bahwa jajarannya sedang mengecek dan melakukan penyelidikan awal terkait peristiwa viral tersebut. (Gus-Kab).