Paripurna DPRD Klungkung, Pertumbuhan Ekonomi Melesat, Jumlah Penduduk Miskin Paling Sedikit se-Pulau Dewata

LKPJ 2025: Ekonomi Klungkung Tumbuh 5,67 Persen, PAD Melonjak Signifikan Berkat Nusa Penida

KLUNGKUNG, KABARBALI.ID – Pemerintah Kabupaten Klungkung mencatatkan kinerja ekonomi yang solid sepanjang tahun anggaran 2025.

Hal tersebut terungkap dalam Rapat Paripurna penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Klungkung Tahun 2025 yang dipimpin Ketua DPRD Klungkung, Anak Agung Gde Anom, di Gedung Sabha Nawa Natya, Senin (25/3/2026).

Bupati Klungkung, I Made Satria, memaparkan bahwa pertumbuhan ekonomi Klungkung mencapai 5,67 persen pada tahun 2025. Capaian ini menempatkan Klungkung di peringkat kelima di Bali, lebih unggul dibanding Kabupaten Tabanan, Bangli, Jembrana, dan Karangasem.

Indikator Makro yang Mengesankan

Selain pertumbuhan ekonomi, indikator kesejahteraan masyarakat Klungkung menunjukkan tren positif. Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) tercatat sebesar 1,15 persen, yang merupakan angka terendah kedua di Bali setelah Bangli.

Indeks Pembangunan Manusia (IPM) juga mencapai kategori tinggi yakni 75,89 dengan laju pertumbuhan tercepat ketiga di Bali. Menariknya, meski secara persentase angka kemiskinan berada di urutan ketiga tertinggi (5,18 persen), secara absolut Klungkung justru memiliki jumlah penduduk miskin paling sedikit di Bali, yakni hanya 9,48 ribu jiwa.

PAD Tumbuh 17,99 Persen

Di sektor keuangan, realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Klungkung tahun 2025 mencapai Rp 495,4 miliar atau sekitar 83,08 persen dari target. Angka ini meningkat signifikan sebesar Rp 75,5 miliar atau tumbuh 17,99 persen dibandingkan realisasi PAD tahun 2024.

“Peningkatan signifikan ini terutama didorong oleh sektor pajak daerah, khususnya Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) Jasa Perhotelan yang tumbuh pesat seiring melonjaknya kunjungan wisatawan, khususnya ke wilayah Nusa Penida,” ujar Bupati Made Satria dihadapan hadirin sidang. (Sta-Kab).

kabar Lainnya