PKB 2026, Gong Kebyar Duta Buleleng dari Desa Lokapaksa Sukses Pukau Ribuan Penonton!

: Tampil memukau di Pesta Kesenian Bali (PKB) 2026, Sanggar Seni Langen Kerti Budaya Desa Lokapaksa Buleleng raih apresiasi dari Bupati Sutjidra.

DENPASAR, KABARBALI.ID – Penampilan apik nan bertenaga ditunjukkan oleh jajaran seniman perwakilan Kabupaten Buleleng di panggung Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026. Sanggar Seni Langen Kerti Budaya asal Desa Lokapaksa, Kecamatan Seririt, sukses memukau ribuan pasang mata saat tampil dalam parade Utsawa Gong Kebyar yang digelar di panggung terbuka Taman Budaya Art Center Denpasar, Selasa (7/7/2026).

Pementasan yang sarat akan nilai estetika tradisional khas Bali Utara ini mendapatkan apresiasi langsung dari Penjabat Gubernur Bali I Wayan Koster. Turut hadir di jajaran kursi undangan untuk memberikan dukungan moral secara langsung yaitu Penjabat Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra, Ketua DPRD Buleleng Gede Supriatna, Sekretaris Daerah Gede Suyasa, serta jajaran Pimpinan SKPD di lingkungan Pemkab Buleleng.

Bupati Nyoman Sutjidra menyampaikan rasa bangga yang mendalam atas dedikasi dan draf performa para seniman muda perwakilan bumi panji sakti tersebut. Menurutnya, mereka mampu menyajikan karya seni berkualitas tinggi dengan tetap memegang teguh pakem tradisi serta kearifan lokal.

“Keikutsertaan Sanggar Seni Langen Kerti Budaya Desa Lokapaksa ini menjadi bukti nyata bahwa api semangat pelestarian adat dan draf kebudayaan di Kabupaten Buleleng terus tumbuh subur serta diwarisi dengan baik oleh generasi muda,” ujar Sutjidra di sela-sela acara.

Ia menambahkan, Pesta Kesenian Bali merupakan draf panggung strategis nasional untuk mempromosikan kekayaan khazanah seni budaya Buleleng kepada khalayak luas. Oleh sebab itu, setiap draf garapan yang ditampilkan oleh duta seni Buleleng tidak hanya diproyeksikan sebagai tontonan hiburan semata, namun juga harus mampu memperkuat karakter dan identitas budaya daerah.

Dalam pementasan bergengsi malam itu, Sanggar Seni Langen Kerti Budaya Desa Lokapaksa membawakan tiga materi materi garapan yang dikemas apik. Sebagai pembuka, mereka mempersembahkan draf Tabuh Lima Lelambatan Kreasi Nirwisesa yang mengetengahkan harmonisasi pukulan gamelan penuh dinamika.

Panggung Art Center semakin menghangat saat para penari mulai turun ke tengah arena membawakan Tari Kreasi Kekebyaran Raksa Atma Pulaki. Garapan tari ini menggambarkan draf penjiwaan spiritual dan ketegasan gerak khas ekspresi seniman Bali Utara. (Kar-Kab).

kabar Lainnya