

DENPASAR, KABARBALI.ID – Kondisi cuaca di sembilan kabupaten/kota se-Provinsi Bali pada Kamis (3/3/2026) diprakirakan secara umum didominasi oleh cuaca cerah hingga berawan.
Berdasarkan data resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), wilayah kawasan pesisir dan perkotaan seperti Denpasar, Badung, Buleleng, Tabanan, dan Klungkung terpantau cerah sepanjang hari.
Suhu udara terendah diprakirakan berada di kisaran 20°C yang melingkupi wilayah Bangli dan Karangasem, sementara suhu maksimum dapat mencapai 30°C di kawasan Denpasar, Badung, dan Klungkung. Kelembapan udara secara keseluruhan berkisar antara 48 hingga 98 persen.
Berikut adalah rincian prakiraan cuaca, rentang suhu, dan tingkat kelembapan udara di seluruh kabupaten/kota di Bali berlaku untuk Kamis (3/9/2026):
| Kabupaten/Kota | Kondisi Cuaca | Rentang Suhu (°C) | Kelembapan (%) |
| Kota Denpasar | Cerah | 24 – 30 | 67 – 88 |
| Badung | Cerah | 22 – 30 | 58 – 93 |
| Buleleng | Cerah | 21 – 29 | 48 – 87 |
| Tabanan | Cerah | 21 – 28 | 56 – 92 |
| Klungkung | Cerah | 25 – 30 | 56 – 81 |
| Gianyar | Berawan | 21 – 29 | 58 – 89 |
| Jembrana | Berawan | 21 – 29 | 69 – 96 |
| Karangasem | Berawan | 20 – 28 | 53 – 94 |
| Bangli | Berawan | 20 – 27 | 56 – 98 |
Meskipun kondisi cuaca di daratan relatif bersahabat, BMKG memberikan peringatan dini (warning) mengenai potensi gelombang tinggi di beberapa perairan sekitar Bali yang berlaku sejak 3 September hingga 6 September 2026 pukul 08.00 WITA.
Pola angin permukaan di perairan utara Bali umumnya bertiup dari arah Timur Laut – Selatan dengan kecepatan 4 hingga 25 knot. Sedangkan di perairan selatan Bali, angin bertiup dari Tenggara – Selatan dengan kecepatan mencapai 6 hingga 25 knot.
Tinggi gelombang kategori Tinggi (2,5 – 4,0 meter) berpotensi terjadi di dua wilayah perairan:
Perairan Selatan Pulau Bali
Selat Lombok Bagian Selatan
Sementara itu, gelombang kategori Sedang (1,25 – 2,5 meter) berpotensi melanda tiga wilayah perairan lainnya:
Selat Lombok Bagian Utara
Selat Badung
Selat Bali Bagian Selatan
Pihak BMKG mengimbau para nelayan, pelaku usaha penyeberangan antar-pulau (fastboat), serta pemijat/wisatawan yang beraktivitas di sekitar pantai untuk senantiasa memperhatikan aspek keselamatan pelayaran. (Kab/Red).