Ringankan Beban Warga Nusa Penida, Bupati Satria Gelontorkan Bantuan Ngaben Massal Rp280 Juta

Bupati Klungkung I Made Satria, didampingi Ny. Eva Satria, turun langsung melayat sekaligus menyerahkan Bantuan Sesajen Pitra Yadnya (Ngaben Massal) Berbasis Desa Adat di wilayah Kecamatan Nusa Penida, Senin (3/8/2026).

KLUNGKUNG, KABARBALI.ID – Pemerintah Kabupaten Klungkung terus menegaskan komitmennya dalam menjaga dan menguatkan struktur adat, tradisi, serta budaya Bali.

Bupati Klungkung I Made Satria, didampingi Ny. Eva Satria, turun langsung melayat sekaligus menyerahkan Bantuan Sesajen Pitra Yadnya (Ngaben Massal) Berbasis Desa Adat di wilayah Kecamatan Nusa Penida, Senin (3/8/2026).

Dalam penyerahan tahap ini, total bantuan stimulan yang disalurkan Pemkab Klungkung mencapai Rp280.000.000. Dana tersebut didistribusikan kepada tiga kelompok masyarakat adat di Nusa Penida menjelang puncak pelaksanaan upacara pada 7 Agustus 2026 mendatang.

Tiga wilayah penerima bantuan tersebut meliputi:

  1. Desa Adat Sebunibus: Menerima bantuan sebesar Rp150.000.000.
  2. Banjar Adat Nyuh Kukuh: Menerima bantuan sebesar Rp75.000.000.
  3. Banjar Adat Serangen (Desa Adat Ped): Menerima bantuan sebesar Rp55.000.000.

Program Unggulan Pemkab Klungkung Ringankan Beban Krama

Bupati Satria menjelaskan, penyaluran bantuan sesajen ini merupakan manifestasi dari program unggulan visi-misi Bupati dan Wakil Bupati Klungkung. Program ini difokuskan secara mendalam pada penguatan desa adat agar tetap kokoh di tengah arus modernisasi.

Sesuai regulasi yang ditetapkan Pemkab Klungkung, alokasi bantuan sesajen untuk penunjang upacara Ngaben Massal ini diberikan sebesar Rp5.000.000 per sawa, dengan batas maksimal hingga Rp150.000.000 per kelompok atau desa adat.

“Bantuan stimulan ini merupakan bentuk perhatian nyata dan kehadiran Pemerintah Daerah untuk meringankan beban perekonomian masyarakat saat menggelar upacara Pitra Yadnya,” ujar Bupati Satria.

Rawat Semangat Gotong Royong lan Nyama Braya

Bupati Satria berharap bantuan ini tidak hanya mempermudah teknis pelaksanaan upacara secara finansial, tetapi juga mempererat jalinan gotong royong dan semangat paras-paros (nyama braya) di tengah krama desa adat.

“Semoga dengan bantuan ini dapat memberikan manfaat dan melancarkan seluruh rangkaian Upacara Pitra Yadnya/Ngaben Massal Desa Adat. Serta para sawa (almarhum) mendapatkan tempat yang layak di sisi-Nya, Nyujur Sunia Loka lan Amor Ing Acintya,” pungkasnya. (Sta-Kab).

kabar Lainnya